Breaking News:

Liga 2 2020

PSSI Pastikan Kompetisi Berlanjut, Kiper Sulut United Singgung Pemotongan Gaji

Kiper yang akrab disapa Tompel itu menyadari, besaran gaji yang diterimanya sangat kecil jika dibandingkan pemain tim Liga 1.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Rizky Darmawan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kiper tim Liga 2 Sulut United, Rizky Darmawan menyambut dengan antusias rencana PSSI yang akan menggulirkan lagi kompetisi sepak bola di Indonesia.

PSSI sudah menetapkan kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 bisa bergulir lagi pada bulan September atau Oktobr 2020 mendatang.

Namun, PSSI belum memastikan tanggal pelaksanaan dan jadwal pertandingan kompetisi sepak bola di Tanah Air.

Keputusan PSSI menggulirkan lagi kompetisi sepak bola di Indonesia membuat para pemain yang berlaga di Liga 1 dan Liga 2 merasa senang.

Sebab, pembayaran gaji yang dilakukan klubnya masing-masing diyakini akan kembali lagi secara normal.

Sebelumnya, para pemain yang berlaga di Liga 1 dan Liga 2 terpaksa dipangkas gajinya sebanyak 75 persen, karena penghentian kompetisi sejak pertengahan Maret lalu.

Kiper yang akrab disapa Tompel itu menyadari, besaran gaji yang diterimanya sangat kecil jika dibandingkan pemain tim Liga 1.

"PSSI kan sarankan maksimal digaji 25 persen, alhamdulillah di Sulut United kami dapat 25 persen juga. Tapi ya sebenarnya mungkin rejeki masing-masing, kalau dibilang Liga 1 dan Liga 2 pasti jomplang," kata Rizky kepada TribunJakarta, Sabtu (20/6/2020).

"Ya menurut saya, kalau Liga 2 gaji 25 persen ga seberapa. Kasarnya bisa dibilang gaji 100 persen Liga 2 ga seberapanya pemain Liga 1. Makanya kita ga ngerti," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved