Breaking News:

Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Tinjau Mal Central Park Grogol, Wagub DKI Ingatkan Pengelola Tingkatkan Protokol Waspada Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta pengelola mal meningkatkan protokol kesehatan waspadai Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengecek protokol kesehatan Covid-19 di Central Park Mal. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta pengelola mal meningkatkan protokol kesehatan waspadai Covid-19.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Central Park Mal, Jakarta Barat.

Di Central Park Mal, Riza memantau bagaimana penerapan prosedur kesehatan Covid-19 di mal ini.

Mulai dari pengecekan tiap pengunjung yang ingin masuk, jaga jarak di masing-masing tenant hingga mengecek teknologi sensor yang diterapkan di lift maupun di tempat hand sanitizer.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengecek protokol kesehatan Covid-19 di Central Park Mal.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengecek protokol kesehatan Covid-19 di Central Park Mal. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

"Kepada pengelola mal supaya ditingkatkan lagi (protokol Covid-19) dan saya juga minta pengelola melakukan keberpihakan kita dagang bersama. Jadi tidak hanya penjual pedagang kelas menengah ke atas, tapi juga kita minta memperhatikan penjual kelas menengah ke bawah diberi tempat sesuai ketentuan perundang-undangan," kata Riza di Central Park Mal, Sabtu (20/6/2020).

Namun, Pantauan TribunJakarta.com masih ada beberapa pengunjung yang membawa anak-anak ke dalam mal.

Padahal, anak-anak dan lansia dilarang ke mal di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Riza mengingatkan pihaknya di masa PSBB transisi lebih mengedepankan sanksi denda ketimbang sanksi sosial bagi para pelanggar.

"Bahwa bagi Siapa saja yang melanggar ketentuan kami tidak segan-segan untuk menindak melalui teguran tertulis penutupan sementara hingga pencabutan izin," kata Riza.

"Kalau di PSBB 1,2,3 kita mengedepankan sanksi sosial di PSBB keempat masa transisi ini kita akan lebih mengedepankan sanksi denda supaya menjadi pelajaran bagi semua kita supaya mengingat pentingnya taat, patuh dan disipiln," ujarnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved