Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Car Free Day Kembali Digelar di Jakarta, Masih Didatangi Anak dan Lansia hingga 29 Warga Disanksi

Pantauam TribunJakarta.com di lokasi, meski dilarang, nyatanya banyak anak-anak dan lansia yang terlihat di area CFD

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Siti Nawiroh
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Beberapa anak-anak tampak memadati kawasan Bundaran HI, Minggu (21/6/1020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menggelar kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD), Minggu (21/6/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, ribuan masyarakat tampak memadati kawasan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Jalanan yang biasanya dipadati kendaraan bermotor pun mendadak berubah menjadi lautan manusia.

Berbeda dari biasanya, jika saat pelaksanaan CFD biasanya kawasan di sekitar Bundarahan HI dijejali oleh para pedagang, tapi kali ini tak terlihat pedagang yang berjualan di sekitar kawasan itu.

Pemprov DKI Jakarta membagi ruas jalan Sudirman-Thamrin menjadi dua bagian.

Pertama untuk para pejalan kaki dan yang kedua untuk para pesepeda.

Peseda mendominasi di Car Free Day (CFD)
Peseda mendominasi di Car Free Day (CFD) (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Didominasi pesepeda

Peseda mendominasi masyarakat yang hadir di area Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, tampak ratusan peseda lalu lalang di sepanjang Sudirman-Thamrin.

Di hari pertama CFD saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi ini sendiri, peseda diberi jalur khusus.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki.

Petugas gabungan dari unsur Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) pun terlihat berjaga di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Mereka berjaga untuk memastikan tidak ada pesepeda yang masuk ke jalur pejalan kaki, begitu pun sebaliknya.

Tak hanya itu, sejumlah petugas kepolisian dan TNI juga terlihat berjaga di sepanjang area CFD.

Masyarakat tampak memadati kawasan Bundaraan HI saat pelaksanaan CFD, Minggu (21/6/2020).
Masyarakat tampak memadati kawasan Bundaraan HI saat pelaksanaan CFD, Minggu (21/6/2020). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

Anak-anak dan lansia masih datangi area CFD

Pemprov DKI Jakarta melarang anak-anak berusia di bawah 9 tahun dan lansia mengikuti Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Sebab, kelompok usia ini dianggap paling rentan terpapar Covid-19.

Pantauam TribunJakarta.com di lokasi, meski dilarang, nyatanya banyak anak-anak dan lansia yang terlihat di area CFD.

Mereka tampak datang bersama dengan keluarga mereka ke area CFD di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Melalui pengeras suara, seorang petugas yang berada di kawasan Bunderan HI pun coba mengingatkan warga yang hadir di area CFD untuk tidak membawa serta anak-anak dan lansia.

"Perhatian, anak-anak berusia di bawah 9 tahun dan lansia di atas 60 tahun dimohon segera meninggalkan area CFD," ucapnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tertib dan tak berkerumun dan tetap mengenakan masker selama di area CFD.

"Jangan berkumpul di trotoar ya, ayo jalan ya jalan," ujarnya.

Kagumnya Boy William Lihat Foto Sule saat Remaja: Lu Sama Rizky Febian Mirip Banget!

Tak Pakai Masker di Area CFD, 29 Warga Kena Sanksi Sapu Trotoar dan Denda Rp 250 Ribu

Ramalan Zodiak Besok, Senin 22 Juni 2020: Jangan Lupa Cek Peruntunganmu!

CFD Kota Bekasi Belum Dibuka, Warga Tetap Padatai Jalan Ahmad Yani

Pengacara Cerita Dihubungi Nomor Amerika yang Ngaku Ayah dari Putri Raja Sunda Empire, Ini Katanya

Puluhan warga kena sanksi

Sebanyak 29 warga dikenakan sanksi oleh petugas Satpol PP akibat tak mengenakan masker saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD).

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan, puluhan orang itu dijangkau petugas di sekitar kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

"Rinciannya, 13 orang di Jalan Imam Bonjol, 9 orang di depan Hotel Kempenski, dua di depan Hotel Mandarin, dan lima di depan Pospol Bundaran HI," ucapnya, Minggu (21/6/2020).

Dari 29 orang tersebut, sebanyak 27 orang dikenakan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum dan dua lainnya didenda Rp 250 ribu.

"Yang tidak pakai masker kami beri sanksi, ada yang didenda dan sebagian besar kami beri rompi dan suruh menyapu sarana umum, seperti taman, halte, dan trotoar," ujarnya saat dihubungi.

Setelah mereka selesai membersihkan fasilitas umum, petugas Satpol PP pun langsung meminta mereka untuk kembali pulang.

"Selesai menyapu ya mereka langsung kami minta pulang, karena kan pak gubernur sendiri sudah bagi-bagi masker ke masyarakat. Jadi, enggak ada alasan enggak pakai masker," kata Bernard.

Selain masih banyak yang tidak mengenakan warga, Bernard mengakui, pihaknya masih menemukan banyak anak-anak dan lansia yang ikut CFD hari ini.

"Untuk anak kecil langsung kami alihkan keluar dari HBKB," tuturnya. (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved