Breaking News:

Penjelasan Dinkes Tangsel Terkait Dampak Arus Balik Lebaran Pada Jumlah Kasus Positif Covid-19

Arus balik lebaran 2020, sempat menjadi kekhawatiran Dinas Kesehatan, akan memperbanyak penularan virus corona atau Covid-19.

TribunJakarta/Bima Putra
Ilustrasi: Arus balik di Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (10/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Arus balik lebaran 2020, sempat menjadi kekhawatiran Dinas Kesehatan, akan memperbanyak penularan virus corona atau Covid-19.

Meski sudah dilakukan kebijakan pelarangan mudik, dan berbagai pembatasan lainnya, namun masih banyak pemudik yang memanfaatkan jalan tikus agar tidak terpantau aparat untuk sampai kampung halaman.

Pada sepekan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid lima Tangsel yang dimulai sejak Senin (15/6/2020), sampai Minggu (21/6/2020), data kasus positif Covid-19 justru menunjukkan tren penurunan

"Iya ada penurunan pas PSBB jilid lima setelah seminggu ini. Sebenernya yang kami khawatirkan itu arus balik, ternyata tidak terjadi," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni, dihubungi Senin (22/6/2020).

Deden sendiri belum menganalisa penyebab tidak adanya dampak yang signifikan antara arus balik dan lonjakan kasus Covid-19.

"Maksudnya tidak tahu yang liburan atau yang mudik sudah disiplin, mungkin yang jelas tidak ada lonjakan setelah kita hitung 14 hari orang pada balik ke sini dari kampung tanggal 26 (Mei) itu tidak ada lonjakan," ujarnya.

Upaya pendeteksian Dinas Kesehatan terhadap penularan Covid-19 melalui rapid test dan pencatatan di 29 puskesmas di Tangsel.

"Kita 100 sampai 200 tes sehari," ujarnya.

Pakar Epidemiologi Sarankan Pasar Induk Kramat Jati Tutup Sementara Setelah 49 Orang Positif Corona

Update Corona di Depok Minggu 21 Juni 2020: ODP 3.961, PDP 1.533, Positif 706 Kasus

Hotman Paris Sebut Profesor di Oxfrod Sarankan Obat Rp 2500 untuk Obati Corona, Dokter Peringati Ini

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, berdasarkan data lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, pada awal penerapan PSBB jilid lima, total kasus positif di Tangsel berjumlah 346 orang.

Halaman
12
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved