Breaking News:

UNJ Siap Jalankan New Normal dengan Mengutamakan Protokol Kesehatan

UNJ bersiap menjalankan kebijakan dan imbauan pemerintah untuk menjalankan tatanan kenormalan baru

Istimewa
UNJ bersiap menjalankan kebijakan dan imbauan pemerintah untuk tatanan kenormalan baru 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Komarudin Sahid mengatakan, UNJ bersiap menjalankan kebijakan dan imbauan pemerintah untuk menjalankan tatanan kenormalan baru.

Komarudin menjelaskan, protokol kesehatan di kampus tersebut dirumuskan oleh tim Satuan Pelaksana Tatanan Normal Baru UNJ (STNB UNJ).

“Sarana dan prasarana pun sudah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan tatanan kenormalan baru. Pelaksanaan tatanan kenormalan baru di UNJ dilakukan melalui 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap uji coba, dan tahap pelaksanaan,” kata Komarudin kepada wartawan, Senin (22/6/2019).

Pada tahap persiapan sambung Komarudin, UNJ melakukan asesmen pada berbagai bidang, dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan finansial, ruang kelas, dan mekanisme pembelajaran.

Selanjutnya UNJ di tahap persiapan ini, memberikan pelatihan teknis dan pengetahuan dasar mengenai penanganan Covid-19 kepada para petugas dilapangan dan tim STNB UNJ.

“Tahap uji coba berkaitan dengan penerapan tatanan kenormalan baru di UNJ yang nantinya di evaluasi pelaksanaannya dan diperbaiki kelemahannya. Tahap pelaksanaan merupakan tahap di mana UNJ menjalankan tatanan kenormalan baru dalam aktivitas kegiatan seperti biasanya dengan menjalankan protokol kesehatan,” tutur Komarudin.

Jika pemerintah sudah mengintruksikan pembukaan kembali aktivitas perkuliahan di masa tatanan kenormalan baru, Komarudin menuturkan, UNJ akan menggunakan sistem campuran atau blended learning.

“Yaitu penerapan sistem daring dan tatap muka. Perkuliahan tatap muka menggunakan protokol kesehatan dengan kapasitas kelas terisi tidak lebih dari 50% mahasiswa. Setengah mahasiswa akan belajar di kelas, dan setengahnya lagi akan belajar berkelompok secara daring di rumah secara bergantian. Dosen pun dapat mengajar di kampus maupun dirumahnya,” paparnya.

“Kegiatan perkuliahan dimungkinkan juga dilakukan dengan sistem graduate assitant. Dosen senior (khususnya yang berusia di atas 50 tahun) akan dibantu oleh asisten dosen yang merupakan alumni untuk pelaksanaan perkuliahan dengan sistem daring,” imbuhnya.

Komarudin menambahkan, pelayanan administrasi untuk dosen dan mahasiswa juga akan dilakukan secara daring melalui sistem yang disiapkan maupun tatap muka jika diperlukan.

Pelaksanaan tatanan kenormalan baru UNJ dilakukan dengan prinsip, edukasi, partisipasi, dan memberdayakan dengan melibatkan seluruh sivitas akademika termasuk organisasi kemahasiswaan, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

HUT ke-493 DKI Jakarta, Dinas Kesehatan Sebut Ada 127 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

5 Warga Reaktif Covid-19 dan Banyak Pelanggaraan Saat CFD, Anies: Setiap Ada Proses, Ambil Hikmahnya

“Untuk prinsip memberdayakan, UNJ melibatkan potensi karya atau produk dosen maupun mahasiswa yang berkaitan dengan kebutuhan dalam pelaksanaan tatanan kenormalan baru di UNJ, seperti produk hand sanitizer, masker dan face shield,” kata Komarudin.

Ketua Tim Gugus Tugas pelaksanaan new normal UNJ, Sarkadi, menambahkan, sebagai bagian yang turut serta mendukung kebijakan dan himbauan pemerintah, UNJ juga menyiapkan media cuci tangan otomatis (MCTO) touchless yang digagas oleh tim gugus tugas pelaksanaan new-normal

“Protokol new normal dan kelengkapan sarana prasarana pendukung telah mulai disiapkan selama bulan Juni ini untuk menyongsong masa percobaan kehidupan new normal yang rencananya dimulai pada awal bulan Juli. Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta tentunya mendukung kebijakan rektor dalam pelaksanaan new-normal melalui ketua LPPM Dr. Ucu Cahyana dan tim peneliti Dr. Iwan Sugihartono,” tutur Sarkadi.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved