Breaking News:

Aulia Divonis Mati: Tinggalkan Balita, Ingin Bunuh Diri, Tulis Surat ke Kelurga Korban dan Presiden

Aulia masih punya anak berusia empat tahun yang seharusnya tetap mendapatkan perawatan ibu

TRIBUNJAKARTA.COM/ANISA KURNIASIH
Terdakwa kasus pembunuhan berencana, Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terdakwa kasus pembunuhan, Aulia Kesuma disebut kini depresi dan ingin bunuh diri.

Aulia dan anaknya, Geovanni Kelvin divonis hukuman mati terkait pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan Muhammad Edi Pradana alias Dana.

Tidak hanya Aulia, Geovanni juga tak luput dari stres. Kondisi fisiknya kini merosot. Simak selengkapnya:

1. Aulia Kesuma tinggalkan balita

Aulia ternyata punya anak yang masih balita (empat tahun) dari pernikahannya dengan suaminya dibunuhnya itu, yaitu Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili

Hak asuh untuk anak itu sempat diajukan oleh masing-masing keluarga, baik keluarga Aulia Kesuma maupun keluarga Edi Candra Purnama.

Hal itu dikemukakan kuasa hukum Aulia, yakni Firman Candra, di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Dua orang perwakilan keluarga Edi yakni Asoka Wardhana dan Sri Rahayu sempat mengajukan hak asuh untuk anak tersebut.

"Pak Asoka tidak disetujui karena usia. Usianya sudah di atas 65, kemudian ada lagi Ibu Sri Rahayu  umurnya 56 tidak disetujui karena belum pernah menikah.  Jadi enggak di-aprove sama hakim sebagai wali," kata Firman.

Hak asuh anak itu akhirnya jatuh kepada Angel (22). Angel merupakan anak Aulia Kesuma dari pernikahannya dengan suami pertama.

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved