Breaking News:

Persiapan New Normal di Jabodetabek

Pemkot Bekasi Ajukan Surat ke Operator Agar Ojek Online Dapat Angkut Penumpang

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengajukan surat ke operator agar pengemudi ojek online (ojol) dapat mengangkut penumpang.

INSTAGRAM @JKTINFO
Dinas Perhubungan DKI Jakarta komentari sekat driver ojek online ( ojol) yang viral di media sosial. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengajukan surat ke operator agar pengemudi ojek online ( ojol) dapat mengangkut penumpang.

Untuk diketahui, hingga saat ini para pengguna aplikasi ojol tidak dapat mengakses layanan antar jemput meski Pemkot Bekasi sudah menerapkan simulasi adaptasi new normal.

Sekertaris Dinas Perhubungan (Dishub) Enung Nurcholis mengatakan, surat permohonan diajukan pihaknya ke sejumlah operator ojol.

"Kami sudah membuat surat ke operator, supaya pengemudi bisa mengangkut penumpang di masa transisi ini," kata Enung, Rabu, (24/6/2020).

Punya Tiga Istri, Siapa Sebenarnya Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia yang Viral Selalu dengan Wanita

Enung menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pengemudi ojol terkait keinginan operasional angkut penumpang.

"Kita sudah lakukan pertemuan sama komunitas ojol, surat sudah kita ajukan kalau disetujui bisa beroperasi lagi," tegas dia.

Meski begitu, pihaknya juga akan tetap memberlakukan protokler kesehatan jika pengemudi ojol sudah bisa mengangkut penumpang.

Pelaku Penembakan di Green Lake City Masih Buron, Driver Ojol yang Jadi Korban Melihat Jelas

Teknis protokoler kesehatan menurut Enung, kurang lebih seperti yang diterapkan di Jakarta misal penggunaan sekat pembatas.

"Sekat pembatas, wajib masker, cuci tangan dan mungkin akan lebih safety lagi jika penumpang bawa helm masing-masing," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved