Breaking News:

RM Padang Pondok Djaja Sejak 1960-an di Gambir: Tetap Bertahan Meski Menolak Online

Cita rasa khas yang kadung melekat di lidah pelanggan membuat Pondok Djaja bisa bertahan sampai saat ini

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Restoran Padang Pondok Djaja di Gambir Jakarta Pusat pada Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rumah Makan Padang Pondok Djaja di Gambir, Jakarta Pusat belum tergerus waktu.

Dapur kuliner asal Minang sejak 1960-an itu masih mengepul.

Cita rasa khas yang kadung melekat di lidah pelanggan membuat Pondok Djaja bisa bertahan sampai saat ini.

Anak kedua, Farida Chaedir (57), mengisahkan sekelumit perjalanan restoran ini dalam ingatannya kepada TribunJakarta.

Menurut Farida, ayahnya, Sjoffian Chaedir (87) merupakan pendiri Rumah Makan Pondok Djaja

Ia tidak mengingat persis tahun berdiri restoran. Mendiang ayahnya tidak ingat kala Farida menanyakannya.

Seingatnya, restoran itu berdiri pada tahun 1969. 

Pondok Djaja sempat berpindah tiga kali. Awalnya di Krekot Bunder kawasan Pasar Baru, Jalan Hayam Wuruk dan terakhir di Jalan Hasyim Asyari.

"Sempat lama berjualan di Jalan Hayam Wuruk. Ada kali sekitar 30 tahunan. Kemudian pindah ke sini Jalan Hasyim Asyari sekira sudah 10 tahunan," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Rabu (24/6/2020).

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved