Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dinas Kesehatan DKI Jakarta: Pasien Covid-19 Mulai Bergeser, Dari Warga Menengah Atas ke Miskin

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, penyebaran Covid-19 mulai mengalami pergeseran.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
Shutterstock via kompas
Virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, penyebaran Covid-19 mulai mengalami pergeseran.

Bila pada masa awal pandemi Covid-19 di Jakarta sebagian besar pasien merupakan kalangan menengah atas, kini penyebarannya mulai menyasaran warga miskin.

Hal ini diungkapkannya dalam webinar yang disiarkan langsung di akun youtube SDGs Jakarta.

"Kasus awal adanya di Jakarta Selatan dan sebagainya itu menengah ke atas dan berjalannya waktu, kasus menyebar ke semua kota dan sudah bergeser ke arah golongan ekonomi yang lebih kurang beruntung," ucapnya, Kamis (25/6/2020).

BREAKING NEWS: Dukun Cabul di Depok Minta Korbannya Mandi Kembang Lalu Dicabuli Tapi Tak Berefek

Pergesaran ini kemudian yang disebut Widyastuti menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya.

Agar tak semakin meluas, ia pun menyebut, pihaknya kini gencar melakukan penelusuran kasus positif hingga tingkat RW.

"Kami buat semacam klaster, kami mencoba kalau ada kasus positif, kami harus tahu positifnya dapat dari mana, terus siapa yang harus kami temui, lalu lokalisir, kami tracing," ujarnya.

"Kami pastikan jangan sampai menyebar ke luar klasternya, kalau sampai keluar klaster itu semakin sulit," sambungnya.

Dispora DKI Jakarta Melarang Pesepeda Untuk Mengenakan Face Shield, Ini Alasannya: Timbulkan Uap

Widyastuti sendiri menyebut, awalnya pihaknya memprediksi puncak penyebaran Covid-19 di ibu kota bakal terjadi hingga pertengahan Mei.

Namun, ternyata penyebaran Covid-19 mulai melandai memasuki bulan Mei 2020 lalu.

"Kami awalnya memprediksi, angka di DKI itu Mei sampai pertengahan Mei. Tapi ternyata peak kita di April," kata Widyastuti.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun menyebut, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk melayani warga yang terpapar Covid-19.

Pembeli Bakso yang Diludahi Penjualnya di Meruya Selatan Tak Sangka Videonya Viral di Media Sosial

"Kami memantau jumlah rumah sakit dan juga dari awal kami sudah berkoorinasi dengan Dinas Pemakaman kalau ada kasus meninggal dapat tertangani dengan baik," tuturnya.

"Jangan sampai warga DKI yang membutubkan layanan tidak tertangani dengan baik," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved