Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Jadi RS Rujukan Terakhir, RSPI SS Rawat 28 Pasien Covid-19 dengan Kondisi Kesehatan Cukup Berat

Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Sulianti Saroso merawat sebanyak 28 pasien Covid-19 per hari ini, Kamis (25/6/2020).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
RSPI Sulianti Saroso 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Sulianti Saroso merawat sebanyak 28 pasien Covid-19 per hari ini, Kamis (25/6/2020).

Puluhan pasien tersebut diketahui memiliki kondisi kesehatan yang cukup berat sehingga perlu ditangani di rumah sakit tersebut.

Ketua Pokja Penyakit Infeksi, New Emerging, & Reemerging (Pinere) RSPI Sulianti Saroso dr Pompini Agustina mengatakan, ada gejala klinis tertentu yang menjangkit puluhan pasien tersebut sehingga dinyatakan dalam kondisi berat.

Salah satu penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan dari para pasien itu ialah pneumonia.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta: Pasien Covid-19 Mulai Bergeser, Dari Warga Menengah Atas ke Miskin

"Disertai pneumonia. Jadi kita ada pembagian ringan, sedang, berat, dan critical," kata Pompini saat ditemui di RSPI Sulianti Saroso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis siang.

Pompini menjelaskan, ada empat jenjang pneumonia yang umumnya menjadi penyakit penyerta pasien Covid-19 yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso.

Tiga jenjang itu terdiri dari pneumonia ringan, sedang, berat, hingga kritis.

"Kalo critical biasanya dia sudah dengan penggunaan ventilator. Tapi kalo yang berat, biasanya memang sudah ada gambaran pneumonia, hanya membutuhkan oksigen tapi tidak ventilator," jelas dia.

SIMAK! Jadwal Tahun Ajaran Baru dan Jadwal Masuk Sekolah Mulai PAUD hingga SMA/SMK dari Mendikbud

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril menuturkan, RSPI Sulianti Saroso kini memang menjadi rumah sakit rujukan apabila ada pasien Covid-19 yang kondisi kesehatannya cukup buruk.

RSPI Sulianti Saroso, kata Syahril, menjadi rumah sakit rujukan tersier atau yang paling akhir daripada rumah sakit-rumah sakit lainnya.

PPDB DKI Jakarta, Kepala Dinas Pendidikan: Daya Tampung SMA dan SMK Negeri Cuma 32 Persen

"RSPI ini adalah RS rujukan tersier, rujukan akhir. Jadi yang dirawat di sini yang berat-berat," kata Syahril.

"Kalau dia masih ringan, dia di Wisma Atlet atau beberapa rumah sakit lain," jelas Syahril.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved