Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Memasuki New Normal, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Naik 300 Persen

Pertumbuhan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta melonjak setelah memasuki masa new normal di Indonesia

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang mulai dipadati penumpang saat penerbangan terbatas, Senin (1/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pertumbuhan pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta melonjak setelah memasuki masa new normal di Indonesia.

Pertumbuhan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta seiring diterbitkannya Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 13/2020.

Surat edaran tersebut menuliskan pembatasan kapasitas penumpang pesawat yang sempat maksimal 50 persen, kini ditingkatkan menjadi maksimal 70 persen.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, sejak memasuki new normal terjadi pertumbuhan penumpang sebanyak 300 persen di Bandara Soekarno-Hatta.

"Berdasarkan data kemarin, ada sekitar 280 pergerakan (penumpang) perhari. Kita tahu di awal pada saat Lebaran di bawah 100. Jadi peningkatannya sudah 250 persen sampai 300 persen untuk Bandara Soekarno-Hatta," jelas Novie di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (25/6/2020).

Pasalnya, pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pun ikut bertambah seiring melonjaknya pergerakan penumpang.

Hanya Untuk Pesepeda, Pemprov DKI Tegaskan Warga Tak Boleh Jogging di 32 Area CFD

Car Free Day di Jalan Thamrin-Sudirman Jadi Polemik, 32 Lokasi Pengganti Hingga Diprotes DPRD DKI

Seperti yang ditekankan Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin yang mengatakan ada peningkatan 2,5 persen aktivitas penerbangan baik mendarat atau lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta.

"Karena pembatasan perjalanan orang kan pada saat Idul Fitri berakhir 7 Juni, jadi setelah 7 Juni sampai sekarang ada peningkatan data pergerakan (pesawat) bisa sampai 2,5 kali lipat," terang Awaluddin.

Menurut data yang didapatkan, di tengah pandemi Covid-19 hingga hari ini tercatat ada sekira 300 pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Kendati demikian, lanjut Awaluddin, jumlah di atas baru 25 persen bila dibandingkan dengan keadaan sebelum wabah Virus Corona menjajah Indonesia.

"Soekarno-Hatta ini normal ada 1.200 pergerakan take-off landing, jadi ini kita baru ada 300, baru ada 25 persen dari kondisi normal sebelum Corona. Artinya 75 persen masih ada ruang yang belum direspon demand," tutup Awaluddin.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved