Breaking News:

Pemkot Bekasi Bentuk RW Siaga Pantau Penerapan Protokoler Kesehatan

Setiap perangkat RW diharapkan untuk selalu menngingatkan para pelaku usaha di lingkungannya ketika ditenukan tidak menerapkan protokoler kesehatan.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Penerapan protokoler kesehatan di salah satu tempat usaha kawasan Summarecon Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi membentuk program RW siaga membantu penerapan protokoler kesehatan selama adaptasi new normal.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tedy Hafni mengatakan, program RW siaga ini dibentuk untuk membantu pemerintah dalam mengawasi ketaatan masyarakat.

"Jadi ada program RW siaga, mereka yang lebih dekat dengan lokasi kita bersayakan supaya bisa ikut mengawasi," kata Tedy.

Setiap perangkat RW diharapkan untuk selalu menngingatkan para pelaku usaha di lingkungannya ketika ditenukan tidak menerapkan protokoler kesehatan.

"Di RW siaga ini kita berdayakan, agar perangkat lingkungan betul-betul bisa bermanfaat dan berperan aktif dalam pelaksanaan new normal," ungkap Tedy.

Tedy menjelaskan, pembentukan RW siaga ini tidak lepas dari keterbatasan pemerintah daerah dalam pengawasan penerapan protokoler kesehatan di seluruh wilayah Kota Bekasi.

Peran aktif masyarakat dilibatkan agar, tujuan adapatasi new nornal dalam menggadapi Covid-19 dapat berjalan baik.

"Kalau cuma mengandalkan pemerintah saja saya kira ya kurang efektif, karena kita kan juga terbatas. Baik SDM (sumber daya manusia), waktu, sehingga ini memang harus menjadi tanggung jawab bersama," tegasnya.

Adapun sejak Jumat, (5/6/2020), Pemkot Bekasi telah menerapkan simulasi adaptasi new normal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved