Virus Corona di Indonesia

Gubernur Jabar Minta Warga Jakarta Tunda Dulu Liburan ke Puncak Bogor: Pergerakan Belum Terkendali

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun mengimbau agar warga di luar Bogor untuk tidak berpergian atau wisata ke kawasan puncak, Kabupaten Bogor.

KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Sejumlah kendaraan roda empat tampak mengular di Jalan Raya Puncak Bogor, KM 70 Cipayung arah kebun teh. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Kawasan Puncak Bogor kerap menjadi tujuan wisata bagi warga Jakarta dan sekitarnya di akhir pekan.

Bahkan jumlah warga yang berlibur ke Puncak jumlahnya cukup banyak di masa-masa new normal beberapa pekan terakhir ini.

Akibat banyaknya pengunjung yang datang ke Puncak beberapa waktu belakangan ini didapati adanya 88 orang wisatawan Puncak reaktif Covid-19 dan dua orang warga Jakarta positif Covid-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun mengimbau agar warga di luar Bogor untuk tidak berpergian atau wisata ke kawasan puncak, Kabupaten Bogor.

"Kami mengimbau warga Jakarta untuk jangan dulu datang ke Puncak, karena pergerakan masih belum terkendali," katanya Jumat (26/6/2020) setelah meninjau pelaksanaan rapid test masal di Stasiun Bogor.

Namun kata Emil imbauan tersebut dikecualikan untuk yang ingin ke tempat wisata yang menggunakan sistem masuk menggunakan tiket online.

"Kecuali pariwisata yang bayar tiket, itu bisa diatur, bayar tiket bisa online," ujarnya.

Karena kata Emil saat ini wisatawan yang berkunjung Kebanyakan mengunjungi tempat wisata yang tidak dikelola dengan baik.

"itu banyak yang masuk ke wilayah wilayah yang tidak ada pengelolanya, air terjun, kebun teh, itu yang sedang kami kaji," ujarnya.

Penjelasan Ridwan Kamil

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved