Breaking News:

Kekayaan CEO Facebook Hilang Rp 102,6 Triliun, Coca-cola dan Perusahaan Besar Tarik Iklan Dipicu Ini

Kekayaan CEO Facebook Mark Zuckerberg hilang 7,21 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 102,6 triliun (kurs Rp 14.240 per dollar AS).

Editor: Y Gustaman
TNW
Mark Zuckerberg 

"Tidak ada pengecualian untuk politisi dalam kebijakan apa pun yang saya umumkan di sini hari ini," ujarnya.

Zuckerberg juga mengatakan Facebook akan melarang iklan yang mengklaim orang dari kelompok berdasarkan ras, agama, orientasi seksual atau status imigrasi merupakan ancaman terhadap keselamatan fisik atau kesehatan.

Pidato Zuckerberg gagal, kata Rashad Robinson, presiden kelompok hak-hak sipil Color Of Change, salah satu kelompok di balik kampanye boikot.

"Apa yang kita lihat dalam pidato hari ini dari Mark Zuckerberg adalah kegagalan untuk bergulat dengan kerugian yang ditimbulkan FB pada demokrasi dan hak-hak sipil kita," tweeted Robinson.

"Jika ini adalah tanggapan yang dia berikan kepada pengiklan besar yang menarik jutaan dolar dari perusahaan, kita tidak bisa mempercayai kepemimpinannya," ucapnya.

Baru Kenal di Facebook Pemuda Cabuli Siswi SMK di Teras Sekolah, Pelaku Kerap Nonton Film Porno

Coca-Cola Ikut Boikot

Tergerusnya harta Zuckerberg, melansir Business Insider pada Minggu (28/6/2020), terjadi pada Sabtu (27/6/2020) waktu setempat.

Beberapa jam setelah pengumuman Facebook, Coca-Cola Co juga mengatakan akan menghentikan sementara penempatan iklan di seluruh platform media sosial mulai 1 Juli di seluruh dunia, selama setidaknya 30 hari.

Coca-Cola adalah pengiklan teranyar yang mendukung kampanye bertajuk #StopHateforProfit yang digencarkan oleh kelompok aktivis hak asasi manusia AS.

CEO Coca-Cola James Quincey menyatakan, pihaknya akan menghentikan seluruh iklan di media sosial selama 30 hari sambil memikirkan ulang kebijakan perusahaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved