Breaking News:

Rhoma Irama Nekat Nyanyi di Acara Khitanan, Bupati Bogor: Kenapa Mereka Melanggar Komitmen

Sebab, pelantun lagu begadang ini dinilai telah melanggar komitmen dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

TRIBUNNEWS.COM/Dany Permana
Musisi dangdut Rhoma Irama, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/12/2013). 

Ade yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menyayangkan sikap raja dangdut tersebut.

Apalagi, Rhoma merupakan tokoh dan artis dangdut yang sudah pasti menarik perhatian orang banyak.

"Apalagi orang Bogor Barat fansnya, jadi ketika tampil, apalagi menyanyikan lebih dari satu lagu, itu namanya show juga. Ditambah lagi ada Rita Sugiarto ada penyanyi lain, itu kan sama saja dalam show, ya kami kecewa dengan tidak komitmennya dia, baik penyelenggara juga," kata Ade.

Kendati demikian, Ade mengakui bahwa pihaknya memang tidak mengetahui acara tersebut akhirnya berlangsung pada Minggu sore.

Akhirnya, tim gabungan Gugus Tugas tidak sempat dikerahkan ke lokasi, lantaran sejak awal Pemkab Bogor sudah percaya dengan komitmen yang dibuat.

"Jadi ini masalah komitmen yang dilanggar saja sebetulnya. Namanya juga tokoh, ya yang bicara tidak akan melaksanakan, ya kita percaya saja karena yang ngomongnya siapa," ujar dia.

Ade memastikan bahwa kegiatan di acara khitanan itu telah melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang sedang berlaku sampai 2 Juli 2020.

Rhoma Irama maupun warga Bogor yang mengundangnya akan diproses hukum sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No 35 Tahun 2020.

Untuk mengantisipasi terjadinya penularan virus di lokasi, Tim Gugus Tugas Kabupaten Bogor juga akan menggelar rapid test secara massal kepada warga yang hadir di Desa Cibunian.

"Kita Gugus Tugas akan menindaklanjuti berupa teguran dan memanggil, jadi kalau memang melanggar aturan PSBB, kita akan proses secara benar sesuai aturan," kata Ade.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rhoma Irama Nekat Nyanyi, Bupati Bogor: Kami Marah dan Kecewa"

Penulis : Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan

Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved