Alasan Pengendara Motor Pilih Jalur Sepeda Buat Parkir

Tak ada pengawasan petugas dan dianggap sepi, sejumlah pengendara motor manfaatkan jalur sepeda sebagai lokasi parkir.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana jalur sepeda di Jalan Pramuka, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Tak ada pengawasan petugas dan dianggap sepi, sejumlah pengendara motor manfaatkan jalur sepeda sebagai lokasi parkir.

Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, sepeda menjadi olahraga yang diminati sejumlah masyarakat.

Untuk di Ibu Kota terdapat 32 kawasan khusus pesepeda dan satu diantaranya berada di Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur.

Selain traffic cone yang minim, jalur sepeda di jalur tersebut juga dijadikan lokasi parkir oleh sejumlah pengendara.

Sulis, satu diantara pengendara sepeda motor misalnya.

Meski mengaku jarang berada di lokasi tersebut, kondisi jalur yang teduh dan tak ada petugas ia manfaatkan untuk beristirahat.

"Enggak (sering) parkir, ini lagi ngadem sambil istirahat nunggu orderan aja," katanya di Pulogadung, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, ia bersama pengendara lainnya juga memiliki alasan lain perihal parkir kendaraan di jalur sepeda.

Kondisi jalur yang sepi ketika siang hari, membuat sejumlah pengendara memilih lokasi itu.

Halaman
12
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved