Bunuh Pacar Karena Cemburu

Detik-detik Pria Bunuh Pacar karena Gagal Nikah dan Cemburu, Sempat Pesan Kamar di Karawaci

Tragedi asmara berujung maut terjadi di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Jumat (12/6/2020) lalu.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Polres Metro Tangerang Kota melakukan ungkap kasus pembunuhan berencana pria kepada kekasihnya sendiri karena terbakar api cemburu, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tragedi asmara berujung maut terjadi di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Jumat (12/6/2020) lalu.

Kisah cinta sejoli yang tengah memadu kasih berujung maut setelah sang pria, Idik (20), mendapati pacarnya, S (21), berkomunikasi via pesan singkat.

Api cemburu Idik langsung termantik ditambah pengalaman buruknya dengan mantan karena gagal menjalin hubungan serius alias pernikahan.

Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Burhanuddin mengungkapkan detik-detik Idik melancarkan pembunuhan berencananya.

"Sehari sebelumnya, korban berpamitan kepada orang tuanya ingin bertemu tersangka karen kangen," kata Burhanuddin saat ungkap kasus, Selasa (30/6/2020).

Saat bertemu, keduanya memutuskan untuk mengobrol lebih intim di Apartemen Habitat di bilangan Karawaci, Kota Tangerang.

Idik pun menghubungi kawannya, berinisial Bodong selaku perantara penyewaan kamar di apartemen tersebut melalui Facebook.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat menunjukan foto S semasa hidupnya sebelum nyawanya melayang di tangan kekasihnya sendiri, Idik, di kawasan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (30/6/2020).
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat menunjukan foto S semasa hidupnya sebelum nyawanya melayang di tangan kekasihnya sendiri, Idik, di kawasan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (30/6/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Sekira pukul 03.30 WIB hari berikutnya, pelaku dan korban tiba di Apartemen Habitat, kemudian keduanya ngobrol di dalam kamar apartemen tentang hubungan asmaranya," ungkap Burhanuddin.

"Saat asyik ngobrol, pelaku meminjam handphone milik korban untuk melihat-lihat chat WhatsApp korban," sambung dia.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved