Persija Jakarta

Gaji Pemain Persija Akan Disesuaikan dengan SK PSSI, Manajemen Klub Agendakan TC dan Uji Coba

Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus menerangkan, pihaknya akan selalu berpedoman dan berpatokan dengan kebijakan yang diterapkan PSSI.

TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus saat mengumumkan pelatih baru Sergio Farias di kompetisi musim depan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Manajemen Persija Jakarta akan segera berkomunikasi dengan seluruh elemen di tim, termasuk pemain dan pelatih membahas persoalan gaji.

Terlebih, dalam waktu dekat kompetisi sepak bola Liga 1 akan segera berlanjut pada bulan Oktober 2020 mendatang.

PSSI sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Salah satu poin dalam isi surat tersebut adalah perubahan nilai kontrak Liga 1 dengan kisaran 50 persen.

Sementara tim Liga 2 sebesar 60 persen atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional (UMR) di daerah klub masing-masing.

Untuk itu, manajemen Persija sedang merumuskan kebijakan tepat yang bisa diterpakan kepada pemain, pelatih, dan official pada saat pelaksaan kompetisi Liga 1 2020.

Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus menerangkan, pihaknya akan selalu berpedoman dan berpatokan dengan kebijakan yang diterapkan PSSI.

Seperti kebijakan PSSI sebelumnya yakni mempersilahkan klub membayarkan gaji sebesar 25 persen pada bulan Maret sampai Juni 2020.

Manajemen Persija turut menerapkan aturan tersebut kepada seluruh elemen yang ada di timnya.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved