Hindari Konten Pornografi Saat Anak Bermain Gawai, Berikut Tips Untuk Bagi Para Orangtua

Banyak orangtua, menggunakan ponsel sebagai media untuk anak dengan alasan tertentu.

Parade
Ilustrasi Smartphone. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Banyak orangtua, menggunakan ponsel sebagai media untuk anak dengan alasan tertentu.

Baik untuk mengakses pendidikan, atau terkadang diberikan sebagai hiburan dengan batasan-batasan waktu yang ditentukan.

Mirisnya, saat ini banyak sekali ditemukan anak usia dibawah 12 tahun asyik bermain gadget tanpa pengawasan orangtua.

Hal ini tentu bisa berdampak buruk bagi sikecil. Salah satunya adalah terpapar konten pornografi pada usianya yang masih dibawah umur.

Wali Kota Depok Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19 Mulai 1 Juli 2020 hingga Waktu Belum Ditentukan

Seperti dari video, atau bahkan iklan yang sering muncul mendadak.

Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Ananta, menjelaskan mengenai tips bagi para orangtua untuk menghindari anak terpapar konten pornografi pada usia dini.

"Terkait dengan tontonan, pemakaian digital, ini memang sangat bahaya. Makanya saya selalu ingatkan orangtua kalau mau anaknya terarah ya tidak berikan gadget sendiri sampai anak usia 12 hingga 15 tahun" kata Samanta dalam siaran langsung bersama @parentingindonesia, Selasa (30/6/2020).

Gara-gara Pandemi Covid-19, Ribuan Wanita di Bandung Jadi Janda: Karena Cekcok dan Perselingkuhan

Orangtua, diminta untuk tidak memberikan ponsel secara bebas sebelum anak berusia 12 tahun.

Penggunaan ponsel pribadi, idealnya menurut Samanta diberikan pada anak dengan rentan usia remaja yakni 12 hingga 15 tahun.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved