Tahun Ajaran Baru

KPAI Minta Kuota PPDB Jalur Prestasi Luar DKI Ditiadakan, Ini Alasannya

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia sarankan PPDB jalur prestasi luar DKI Jakarta ditiadakan pada ajaran sekolah tahun depan

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Komisioner KPAI Retno Listyarti di SMAN 12 Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, angkat suara ihwal polemik penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 di Jakarta.

Dia mengatakan, sejumlah orang tua mengadu kepada KPAI perihal masalah yang dihadapi perihal PPDB tersebut.

Menurutnya, PPDB jalur prestasi luar DKI Jakarta ditiadakan pada ajaran sekolah tahun depan.

"Orang dalam kota saja kekurangan sekolah negeri, kok malah masih sediakan luar kota," kata Retno, saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

"Makanya, kalau di tahun depan lebih baik kuota jalur prestasi luar DKI ditiadakan," lanjutnya.

Sebab, kata dia, PPDB jalur zonasi dinilai bermasalah.

Orang tua murid, menurutnya, banyak mengadukan anaknya tidak lolos PPDB jalur zonasi lantaran usianya kurang sesuai.

"Padahal jarak rumah mereka (calon murid) lebih dekat, tapi banyak yang tidak lolos gara-gara syarat usianya belum terpenuhi," jelasnya.

Berminat Beli Mobil Second? Ini Daftar Harga Isuzu Panther Bekas: Mulai Rp 90 Jutaan

Panduan Lengkap Daftar PPDB SMP Kota Bekasi Mulai 1 Juli 2020, Akses Linknya di Sini!

Disdik : Calon Peserta Didik Bebas Memilih Sekolah Saat PPDB Jalur Prestasi

"Jadi, yang tidak tertampung banyak sekali, daya tampung SMA hanya sekira 20 persen dari seluruh calon siswa yang disediakan Dinas Pendidikan," tutur Retno.

"Nah, berarti yang sekira 70 persen mau swasta semua, begitu, kok malah menerima orang luar DKI," pungkasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved