Oknum ASN Kebon Jeruk Peras Ratusan Juta ke Warga yang Buat Akta Waris, Padahal Ini Aturannya

Seorang oknum ASN di kantor Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk Jakarta Barat memeras warga yang ingin mengurus akta waris.

TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menjelaskan kasus pemerasan dan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan oknum ASN di Pemkot Jakarta Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang oknum ASN di kantor Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk Jakarta Barat memeras warga yang ingin mengurus akta waris.

Hal ini membuat oknum ASN berinisial TPU menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan mendekam di Rutan Salemba sejak Rabu (24/6/2020).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Reopan Saragih menjelaskan, TPU yang menjabat Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk diduga memeras warganya yang hendak mengurus surat keterangan akte waris.

Saat itu, warga berinisial KM datang ke Kelurahan Sukabumi Selatan untuk meminta surat pernyataan ahli waris dari almarhum suaminya yang akan digunakan sebagai syarat pencairan rekening di salah satu bank.

 Tes SKB CPNS 2019 Belum Digelar, Tapi Ada Penipuan CPNS Mengatasnamakan Bupati Tegal Umi Azizah

 PT Transportasi Jakarta Bakal Operasikan Lagi 40 Rute TransJakarta, Rabu Besok

 Pemerhati Lingkungan Sebut Sejumlah Rumah Sakit Buang Limbah Medis Secara Sembarangan ke TPA Bekasi

 Pedagang Pasar Tanah Abang Positif Covid-19, Sebagian Kios Bakal Dipasang Garis Polisi

Namun, TPU baru akan menerbitkan surat tersebut dengan syarat dia mendapat bagian sebesar 35%.

"Barang buktinya uang kurang lebih ratusan juta," kata Reopan di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Selasa (30/6/2020).

Reopan menjelaskan, akibat perbuatannya, TPU dijerat Pasal 12 huruf E atau Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang- undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Ancaman hukumannya minimal empat tahun, maksimal 20 tahun," kata Reopan.

 Benarkah Konsumsi Air Jeruk Nipis Bisa Bikin Kurus? Ini Penjelasan Pakar Nutrisi dan Kesehatan

Reopan mengatakan, saat ini pihaknya masih mengusut apakah ada pihak lain yang terlinat dalam kasus TPU.

"Itu masih didalami oleh tim penyidik ada tidak indikasi dari pihak lain yang akan terlibat," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Suharno
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved