Antisipasi Virus Corona di DKI

Pedagang Terpapar Covid-19, Pasar Blok A dan B Tanah Abang Tutup 1 Juli 2020

Sejumlah pedagang di Blok A dan B Pasar Tanah Abang positif Covid-19 setelah mengikuti swab test beberapa hari lalu.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sejumlah karung berisi pakaian diantarkan ojek online dan pegawai toko pakaian, di sekitaran Blok B Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Sejumlah pedagang di Blok A dan B Pasar Tanah Abang positif Covid-19 setelah mengikuti swab test beberapa hari lalu.

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu, mengatakan ada dua orang yang positif di masing-masing blok tersebut.

"Pasar Blok A dan B Tanah Abang akan ditutup 1 Juli 2020, hari Rabu," kata Yassin, saat ditemui di Mes Papua, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).

"Kalau di Blok A ada dua yang positif, satu pedagang dan satu lagi karyawan dari pengelola," sambung Yassin.

Sementara di Blok B, kata Yassin, terdapat dua pedagang yang positif Covid-19.

Yassin menyebut, mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 bukanlah warga yang berdomisili di Kecamatan Tanah Abang,.

"Mereka bukan warga Tanah Abang. Itu dari luar, tetapi sudah kami komunikasikan ke masing-masing puskesmas untuk ditangani," jelas Yassin.

Selain Blok A dan B Pasar Tanah Abang, lanjutnya, tiga pasar lain akan ditutup sementara.

Di antaranta Pasar Central Tanah Abang, Pasar Metro Tanah Abang, dan Pasar Mode Tanah Abang.

Ketiga ini akan diselenggarakan tes Covid-19 untuk orang-orang yang bekerja di Pasar Blok A dan B Tanah Abang.

Zona Merah Covid-19 di Wilayah Tanah Abang

Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu saat diwawancarai, di Mes Papua, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).
Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu saat diwawancarai, di Mes Papua, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu, membeberkan lokasi zona merah di wilayahnya.

Yassin, sapaannya, menyatakan ada tiga kelurahan di Tanah Abang yang lokasinya zona merah Covid-19.

Di antaranya pada wilayah kelurahan Kebon Melati, Kebon Kacang, dan kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat.

"Zona merahnya ada di RW 12, 13, 14, kelurahan Kebon Melati dan di Kebon Kacang RW 07 RW 09," kata Yassin, saat diwawancarai, di Mes Papua, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2020).

"Kemudian di kelurahan Petamburan, RW 02 dan RW 04," lanjutnya.

Namun, tidak semua Rukun Tetangga (RT) di sana termasuk zona merah Covid-19.

"Tetapi di RW tersebut tidak semua di RT-nya, tidak. Jadi hanya satu atau dua saja," tegas Yassin.

Meski begitu, Yassin menyebut banyak lokasi zona hijau di wilayah Tanah Abang.

Satu di antaranya yakni di Mes Papua, RT 16 RW 09, Jakarta Pusat.

Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) di Mes Papua Tanah Abang, Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, dipastikan bebas virus corona Covid-19.

"Kalau di sini (Mes Papua) termasuk zona hijau," kata Yassin.

Warga setempat, Julianti Sihaya, mengatakan hal selaras dengan Yassin.

"Ada 300 KK, tidak ada yang terindikasi corona, bersih semuanya," kata Julianti, pada kesempatan yang sama.

Anies Terbitkan Izin Reklamasi Ancol, DPRD DKI: Pembangunan Tak Bisa Jalan Kalau Belum Ada Perda

Deretan Fakta Seorang PMKS Meninggal Dunia dengan Gejala Covid-19 di Tanah Abang

Kematian PMKS di Tanah Abang Diduga Karena Covid-19, Kesaksian Warga: Kami Kira Kena Angin Duduk

Dia melanjutkan, gerbang masuk Mes Papua pun dijaga ketat pemuda setempat.

Bahkan, rumah mereka disemprotkan cairan disinfektan satu kali dalam tujuh hari atau seminggu.

"Mes kami dijaga ketat juga di depan oleh karang taruna. Kalau penyemprotan seminggu sekali dari mereka. Dari rumah ke rumah," tutup Julianti.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved