Kabar Artis

Pembakar Mobill Pedangdut Via Vallen Bawa Benda Mirip Jenglot, 2 Kali Tulis Angka 97 di Tembok

Terduga pelaku pembakaran mobil pedangdut Via Vallen ditemukan membawa benda-benda klenik mirip jenglot.

Penulis: Erik Sinaga 2 | Editor: Y Gustaman
surya/m taufik/instagram
Pesan terduga pembakar mobil Via Vallen yang ditulis di tembok rumahnya, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SIDOARJO- Terduga pembakar mobil Toyota Alphard milik Via Vallen disebut telah ditangkap polisi pada Selasa (30/6/2020).

Berdasarkan rekaman CCTV, Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji mengatakan seorang pria masuk ke gang di samping rumah Via Vallen.

Pria tersebut membawa botol air mineral berisi bahan bakar dan tampak meletakkan kardus di bawah mobil Via Vallen. Darinya, polisi menemukan benda-benda klenik mirip jenglot. Simak selanjutnya:

1. Pelaku gunakan kardus dan bensin

Polisi menuturkan, terbakarnya mobil Via Vallen pada pukul 03.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV, terdapat seorang pria yang berjalan memasuki gang samping rumah Via Vallen.

Sebelum mobil itu dibakar, pria berinisial V yang saat ini sudah ditangkap itu membawa botol air mineral yang sudah terisi bahan bakar.

"Jadi, modusnya, terduga pelaku ini yang membawa botol air mineral berisi bensin. Kemudian, ada kardus diletakkan di bawah Mobil Alphard milik Via Vallen," ujar Sumardji.

Kardus berisi berlembar-lembar kertas itu diletakkan tepat di bawah mobil sebelah kanan. Setelah itu, bensin yang terdapat di botol air mineral dituangkan ke dalam kardus.

Pria tersebut kemudian menyalakan korek api dan membakar kardus berisi kertas. Api pun menjalar dan mengenai mobil Via Vallen yang terparkir di samping rumah.

"Jadi, yang dibakar itu kertas lalu dimasukkan ke dalam kardus dan diletakkan di bawah mobil Via Vallen," kata dia.

Secara otomatis, mobil Via Vallen ikut terbakar.

"Karena dibakar di bawah mobil Via Vallen, otomatis api menjalar ke atas dan membakar mobil Via Vallen. Jadi kardus itu posisi ada di bawah mobil," tutur Sumardji.

Meski demikian, ia tidak mau terburu-terburu menetapkan terduga pembakar Via Vallen berinisial V itu sebagai tersangka. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap V.

"Ya, masih saksi lah," kata Sumardji.

2. Terduga pelaku berbicara melantur

Via Vallen
Via Vallen (https://www.instagram.com/viavallen/)

Sumardji menuturkan, saat diperiksa, terduga pelaku ini terlihat berpura-pura gila. Terduga pelaku juga disebut menjawab pertanyaan sekenanya ketika ditanya perihal terbakarnya mobil Via Vallen.

"Dia kami periksa pura-pura gila. Saya tanya ngomongnya enggak karu-karuan (tidak jelas). Saya tanya beli bensin di mana, dia jawabnya ngelantur dan enggak nyambung," kata Sumardji melanjutkan.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak tiga orang saksi.

Saksi-saksi tersebut merupakan tetangga Via Vallen yang berada di sekitar lokasi terbakarnya mobil.

"Ada tiga saksi dari tetangga kanan kiri. Kalau Via Vallen, belum, belum (diperiksa)," kata Sumardji.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tas yang di dalamnya berisi paspor, buku tabungan, dan alat-alat perdukunan.

Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah korek api dan botol air mineral kosong yang sebelumnya terisi bensin.

"Kami juga amankan rekaman CCTV di rumah Via Vallen untuk kepentingan penyelidikan," ujar Sumardji.

3. Ini identitas terduga pembakar mobil Via Vallen

Terduga adalah pria berinisial P.

Usianya sekitar 40 tahun, kelahiran Jember tapi alamat di KTP-nya Kelurahan Sei Putih Timur, Medan.

"Peristiwa pembakaran tersebut masih dalam penyelidikan. Seorang terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Tanggulangin," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Sumardji, mengungkapkan, terduga yang diamankan berjumlah 1 Orang.

"Sementara yang kami amankan terduga 1 orang," kata Sumardji, saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

Kata Sumardji, terduga tersebut saat ini langsung dilakukan proses penyidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang didampingi Labfor Polda Jawa Timur (Jatim).

"Ini masih proses penyidikan dan olah TkP dari Polresta Sidoarjo dan Labfor Polda Jatim," ucapnya.

4. Survei lokasi dua hari 

Kesaksian tetangga mengungkap kelakuan aneh terduga pembakar mobil Alphard Via Vallen di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (30/6/2020).

Tetangga ini mengungkap, dua hari sebelum insiden mobil Alphard Via Vallen dibakar, terduga pelaku ini telah berkeliaran di kawasan pemukiman Jalan Kali Tengah, Tanggulangi, Sidoarjo, Jawa Timur.

Bahkan beberapa warga menengarai perangai si terduga beberapa hari sebelumnya, yang tampak berjalan mondar-mandir di sepanjang jalan pemukiman rumah Via Valen.

"Dari hasil pemeriksaan saksi tetangga kanan kiri, sudah ada satu dua hari ini, si terduga mondar-mandir, di Desa Kali Tengah," ujar Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji pada awak media di Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2020).

Di singgung mengenai aksi terduga pelaku dijalankan secara berkomplot. Sumardji masih enggan berspekulasi perihal itu.

Dia lebih memilih menunggu hasil penyelidikan dari personelnya di Satreskrim Polres Sidoarjo dan Tim Antibandit Polsek Tanggulangin.

"Kalau dari CCTV (pelaku) sendirian, tapi ini masih proses penyidikan sehingga tidak bisa pastikan," pungkasnya.

5. Tulis pesan tidak jelas dan bawa benda klenik

Terduga pembakar mobil Alphard Via Vallen sempat meninggalkan pesan di tembok rumah

Isi pesan terduga pembakar mobil Alphard Via Vallen itu menyisyaratkan sakit hati, tapi tidak jelas apa maksud tulisan tersebut.

"Kibus Ada, Ada gk ksh hak ku, Pije Persa 97, Pije 97, mati kalian bang" demikian tulisan yang ada tembok samping bagian depan rumah yang berada di sudut tikungan dekat tanggul lumpur lapindo tersebut.

Terkuak Identitas Pembakar Mobil Via Vallen, Sempat Bawa Bungkusan & Lari saat Mobil Meledak

Via Vallen Panik Mobil Alpahardnya Terbakar: Sudah Keluar Semua Orang, Kucingku Kasian

Sempat Tak Disetujui Nikahi Puput oleh Anak, Ahok Ungkap Harapannya: Jangan Pernah Bercerai

Sampai saat ini tulisan itu masih ada.

Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengungkapkan, saat diamankan P diketahui membawa sebuah tas.

Dan saat digeledah isi tas terdapat benda seperti buku rekening, sejumlah benda-benda bernuansa klenik, dan sebilah potongan bambu.

"Kami mengamankan tas berisi buku (rekening) BCA, kayak jenglot-jenglot gitu, kayak perdukunan gitu lah isinya. Termasuk ada kayak bambu kuning yang dipotong jadi sekian senti di dalam tasnya,” ujarnya pada awak media di Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2020). (Kompas.com/Surya)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved