Antisipasi Virus Corona di DKI

Perumda Pasar Jaya Sebut 142 Pedagang di 68 Pasar Tradisional DKI Jakarta Positif Covid-19

Pemprov DKI Jakarta terus gencar lakukan pemeriksaan Covid-19 gunakan metode swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) di sejumlah pasar tradisional.

Shutterstock via kompas
Virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terus gencar melakukan pemeriksaan Covid-19 menggunakan metode swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) di sejumlah pasar tradisional.

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasruddin mengtakan, sampai saat ini pemeriksaan Covid-19 telah dilakukan di 68 pasar tradisional.

Hasilnya, sebanyak 142 pedagang dilaporkan positif terpapar virus corona (SARS-CoV-2) penyebab penyakit Covid-19.

"Swab test sudah kami lakukan di 68 pasar melibatkan 6.624 pedagang dengan hasil positif 142," ucapnya, Selasa (30/6/2020).

Pemerhati Lingkungan Sebut Sejumlah Rumah Sakit Buang Limbah Medis Secara Sembarangan ke TPA Bekasi

Jumlah ini bisa kembali meningkat, mengingat ada 1.115 orang yang masih menunggu hasil tes laboratorium.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun memastikan, pihaknya bakal terus melakukan pemeriksaan Covid-19 di seluruh pasar yang ada di ibu kota.

"Semuanya ada 155 pasar yang ada di bawah Pasar Jaya. Kami akan teruskan swab test karena penting untuk masyarakat," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta.

Meski ada ratusan pedagang yang dinyatakan terpapar Covid-19, Arief meminta masyarakat tak khawatir.

Menanti Keputusan Anies Soal PSBB Transisi yang Habis 2 Juli, Grafik Kasus Covid-19 Masih Naik Turun

Sebab, penyebaran Covid-19 di pasar tradisional tidak seperti separah yang dibayangkan.

Hal ini bisa dilihat dari persentase pedagang positif Covid-19 yang hanya berkisar di angka 2 persen.

Benarkah Konsumsi Air Jeruk Nipis Bisa Bikin Kurus? Ini Penjelasan Pakar Nutrisi dan Kesehatan

"Saya bisa gambarkan di sini, dari indikasi yang sudah didapat, angkanya flat," kata Arief.

"Artinya, pertumbuhan atau penyebaran Covid-19 (di pasar) ini tidak bergerak signifikan seperti yang dikhawatirkan," sambungnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved