Breaking News:

Siapa Sebenarnya Sosok Surya Atmaja yang Mengundang Rhoma Irama Manggung ke Pesta Sunatan Anaknya

Raja dangdut Rhoma Irama heboh karena manggung di acara khitanan di Pamijahan, Kabupaten Bogor.

ISTIMEWA
Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). (istimewa) 

Rhoma Irama yang mendengar kabar tersebut langsung memberikan tanggapan lewat akun YouTubenya.

Dalam keterangannya, Rhoma Irama merasa aneh karena dia menjadi sasaran.

Musisi dangdut Rhoma Irama, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/12/2013).
Musisi dangdut Rhoma Irama, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/12/2013). (TRIBUNNEWS.COM/Dany Permana)

“Tiba-tiba ada berita saya mau diproses hukum, buat saya aneh aja ya. Seandainya mau diproses hukum, tentunya kan itu bupatinya yang punya wilayah."

"Begitu berdiri panggungnya itu kan sejak hari Sabtu, mestinya dilarang kalau tidak boleh,” kata Rhoma Irama seperti dikutip Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

Menurut Rhoma Irama, larangan itu seharusnya sudah dilakukan sejak awal, bahkan sebelum berdirinya panggung.

“Malamnya ada wayang golek mestinya dilarang, terus paginya ada penampilan musik, mestinya dilarang. Saya datang sore hari, tapi tiba-tiba kenapa saya yang jadi sasaran, saya harus mempertanggungjawabkan ini,” sambung Rhoma Irama.

Jika nantinya ada proses hukum tentunya akan membingungkan buat Rhoma Irama.

Dia berharap agar semua masalah ini dapat segera selesai.

“Saya rasa unfair ya, saya harap Bupati bercanda, sebab kalau memang serius yang bertanggung jawab yang mengadakan pagelaran, yang mengadakan acara itu."

Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). (istimewa)
Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). (istimewa) (istimewa)

"Saya undangan, kalau saya bertanggung jawab berarti semua undangan diproses secara hukum juga,” ucap Rhoma lagi.

Rhoma juga menegaskan, ia bersama Soneta Grup tidak menggelar live konser.

“Tapi mudah-mudahan clear ya, dan rakyat saya rasa bingung ini, kalau proses seperti ini. Mudah-mudahan clear ya tidak ada live konser oleh Soneta grup," tegas Rhoma.

Rhoma mengatakan, saat itu dia bahkan didampingi aparat.

"Saya cuman datang ke situ bahkan didampingi ketat oleh aparat, bukan ditangkap, tapi didampingi. Nah ketika di panggung saya dikasih tausiyah singkat saya didaulat ‘nyanyi nyanyi’” tutur Rhoma Irama.

Seperti diketahui, acara khitanan putra dari Abah Surya Atmaja di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap digelar pada Minggu Sore.

Dalam acara itu, selain raja dangdut Rhoma Irama juga dihadiri sejumlah artis lainnya seperti Rita Sugiarto, Caca Handika, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Yus Yunus dan beberapa artis ibu kota lainnya.

Dalam acara itu, Rhoma Irama menyanyikan beberapa lagu. Akibatnya, kerumunan massa tak terhindarkan saat acara konser berlangsung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Larangan Konser Rhoma Irama Tak Dipatuhi, Bupati Bogor: Saya Minta Semuanya Diproses Hukum"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rhoma Irama: Saya Harap Bupati Bogor Bercanda

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul "Sosok Warga Pamijahan yang Undang Rhoma Irama, Ternyata Bukan Orang Sembarangan" 

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved