Breaking News:

Anies Terbitkan Izin Reklamasi Ancol

DKI Disebut Bakal Bangun Disney Sea Hingga Hotel di Lahan Reklamasi Hasil Perluasan Ancol

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Eneng Malianasari, mengungkap rencana perluasan wilayah dengan cara reklamasi di kawasan rekreasi Ancol.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
(Kompas.com/Alsadad Rudi)
Ilustrasi: Penampakan pulau C dan D dari atas udara. Pulau C dan D adalah sejumlah pulau yang termasuk dalam proyek reklamasi di Teluk Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Eneng Malianasari mengungkap rencana perluasan wilayah dengan cara reklamasi yang bakal dilakukan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol (PPJA) di kawasan rekreasi Ancol.

Eneng menyebut, BUMD milik Pemprov DKI Jakarta ini bakal membagi kawasan itu menjadi dua area dengan luas 35 hektar (ha) dan 120 ha.

Adapun kedua area tersebut merupakan kelanjutan dari proyek reklamasi Pulau K dan L yang sebelumnya sempat dicabut izinnya oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 2018 silam.

“Pulau K itu yang 35 ha dan Pulau L itu 120 ha. Itu gede banget,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2020).

Di Pulau K yang merupakan proyek perluasan tempat rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) bakal dibangun wahana laut yang akan diberi nama ‘Disney Sea’.

“Yang K itu yang Dufannya, jadi mau ada mainan baru. Namanya sih Disney Sea, tapi enggak tahu (detailnya) seperti apa,” ujarnya.

Kemudian, Pulau L menurut rencana bakal dibangun tempat atau gedung pertemuan baru di kawasan Ancol.

“Rencananya di situ mau fokus untuk rekreasi, tapi mau untuk pariwisata MICE” kata Eneng.

Meski demikian, ia menyebut, dirinya belum mendapat keterangan secara lebih rinci dari pihak PPJA terkait pemanfaatan Pulau L ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved