Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Setelah Tutup 1.200 Gerai di Dunia, Bagaimana Nasib Brand Zara di Indonesia?

perusahaan pakaian dan sepatu asal Spanyol pemilik merek Zara, Inditex, dikabarkan mencatat kerugian dampak pandemi Covid-19.

nobeluniversal.com via Kompas.com
Ilustrasi gerai Zara. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Akibat pandemi Covid-19 menyebabkan dunia perekonomian kian merosot.

Baru-baru ini, perusahaan pakaian dan sepatu asal Spanyol pemilik merek Zara, Inditex, dikabarkan mencatat kerugian yang ditenggarai akibat dampak pandemi Covid-19.

Hal ini menyebabkan perusahaan terpaksa menutup 1.000 hingga 1.200 toko Zara di seluruh dunia. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Mitra Adiperkasa (MAP) selaku perusahaan ritel yang menaungi Zara di Indonesia memastikan bahwa Zara di Indonesia akan tetap operasional meski ditengah kondisi saat ini.

Anies Baswedan: Sejumlah Faskes Ditutup saat PSBB Masa Transisi Akibat Banyak yang Terpapar Covid-19

Senior VP Marketing MAP Fashion Irawati mengungkapkan, bahwa Zara akan tetap berkembang di Indonesia baik secara online maupun offline.

"Zara di Indonesia tidak ada plan seperti itu bahkan akan terus berkembang, online juga akan terus berjalan. Meski online sudah banyak peminay, tetap ada orang yang lebih senang menyentuh langsung, toko tetap akan buka," kata Irawati, Rabu (1/7/2020).

Saat ini, sejumlah gerai Zara serta merek lainnya di bawah pengelolaan MAP Group elah kembali dibuka untuk melayani pengunjung.

Tentunya, dengan standar protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.

Seorang Siswa Menangis di DPR Karena Tak Lolos PPDB DKI, Anies Baswedan Dinilai Makin Bebani Warga

Mulai dari kebersihan toko, kesehatan pegawai, kelengkapan pelindung diri setiap pegawai, hingga kesehatan bagi setiap pengunjung yang datang.

"Yang pasti tidak ada satu orangpun yanh bisa menghindar dari layanan online. Jadi online akan semakin besar dan penting, tapi bukan berarti toko akan berkurang peranannya. Keduanya tetap penting," tuturnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved