Antisipasi Virus Corona di DKI

Simak Syarat Jualan Hewan Kurban di Jakarta saat PSBB Masa Transisi, Larangan di Zona Merah Covid-19

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Hasudungan, menjelaskan syarat menjual hewan kurban.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Petugas Sudin KPKP Jakarta Selatan memeriksa kesehatan hewan kurban di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Hasudungan, menjelaskan syarat untuk mendirikan lapak dan menjual hewan kurban.

Pertama, kata dia, lapak hewan kurban tidak boleh didirikan di trotoar, jalur hijau, serta fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Selain itu, pihaknya juga melarang lapak hewan kurban yang dibangun di zona merah Covid-19.

"Kalau zona merah sama sekali tidak diperkenankan berjualan hewan kurban," kata Hasudungan seusai mengecek lapak hewan kurban di kawasan Pesanggrahan, Rabu (1/7/2020).

"Kalau ada pedagang hewan kurban di zona merah akan kita pindah tempat berjualannya," tambah dia.

Jelang Iduladha saat PSBB Masa Transisi, Pemkot Jaksel Periksa Lapak Hewan Kurban di Pesanggrahan

Pedagang hewan kurban pun diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa di antaranya adalah dengan menyediakan sabun cuci tangan dan alat pengukur suhu.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Hasudungan, saat ditemui di kawasan Pesanggrahan, Rabu (1/7/2020).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Hasudungan, saat ditemui di kawasan Pesanggrahan, Rabu (1/7/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

"Kemudian orang yang membawa ternak tersebut dari daerah asal sudah memiliki surat keterangan bebas Covid-19, ada hasil rapid test-nya juga. Itu wajib diterapkan," jelas Hasudungan.

Ia juga mengimbau pedagang untuk selalu mengatur pembelinya agar menjaga jarak fisik.

BREAKING NEWS: Anies Baswedan Perpanjang PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta Selama 14 Hari

"Itu memang harus diatur, jangan sampai ada penumpukan atau kerumunan," ujar dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved