Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Babak Baru Penularan Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 21 Pekerja Pabrik Teh Unilever Positif Corona

Babak baru penularan Covid-19 di tengah gencarnya kampanye adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, terjadi di lingkup pekerja pabrik.

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Babak baru penularan Covid-19 di tengah gencarnya kampanye adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, terjadi di lingkup pekerja pabrik.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi sejak, Jumat (5/6/2020) menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proposional.

Kebijakan penanganan Covid-19 ini berlaku hingga, Kamis (2/7/2020) kemarin dan diperpanjang hingga dua pekan ke depan.

Pada kebijakan ini, Pemkab Bekasi mulai berlakukan pelonggaran dengan mengizinkan sejumlah sektor usaha beroperasi secara bertahap.

Seluruh tempat ibadah juga sudah diperbolehkan menggelar kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Namun ditengah kebijakan menuju AKB, baru-baru ini, sejumlah karyawan PT Unilever Indonesia Tbk dikabarkan positif terpapar virus corona.

Kasus pertama penyebaran virus corona terjadi pada salah satu karyawan yang menderita sakit dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Shutterstock via Kompas)

Tidak lama kemudian, tim medis melakukan pengujian spesimen pada buruh tersebut dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Tracing atau penelusuran kontak pasien terus dilakukan, sebelum dinyatakan positif Covid-19, sang buruh rupanya sempat aktif bekerja.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved