Breaking News:

Pemprov DKI Klaim Reklamasi Ancol Seluas 155 Hektare Bisa Cegah Banjir 

Saefullah mengklaim reklamasi seluas 155 hektar (ha) di kawasan Ancol bisa mengatasi masalah banjir yang kerap menghantui warga ibu kota.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Suasana di Pantai Ancol, Jumat (27/12/2019). 

Laporan Wartawan tribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengklaim, reklamasi seluas 155 hektar (ha) di kawasan Ancol bisa mengatasi masalah banjir yang kerap menghantui warga ibu kota.

Sebab, reklamasi di utara Jakarta dilakukan dengan memanfaatkan tanah hasil kerukan dari sejumlah waduk dan sungai.

“Perluasan kawasan Ancol sebagai lokasi penampungan hasil pengerukan sungai juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang setiap tahunnya terdampak banjir karena turut membantu wilayah mereka tidak kembali terkena banjir saat musim hujan,” ucapnya, Jumat (3/7/2020).

Saefullah menjelaskan, kawasan Ancol dipilih lantaran lokasinya tidak bersinggungan langsung dengan nelayan, sehingga tidak memberikan dampak lingkungan lebih jauh.

“Proses yang sudah berjalan selama 11 tahun tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan pilihan yang paling baik demi keseimbangan ekosistem di pantai utara Jakarta,” ujarnya.

Klaim demi kepentingan publik

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan, pemberian izin perluasan wilayah Ancol seluas 155 hektar (ha) diperuntukan untuk kawasan rekreasi bagi masyarakat.

Hal ini ia sampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di akun youtube milik Pemprov DKI Jakarta.

“Hari ini Pemprov DKI Jakarta secara resmi menyampaikan keterangan bahwa perluasan daratan Ancol adalah untuk kawasan rekreasi masyarakat,” ucapnya, Jumat (3/7/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved