Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Masa Pemulihan Saat Pandemi Covid-19, Penerbangan Rute Domestik Mulai Dibuka Secara Bertahap

Pengaktifan kembali rute-rute yang diikuti dengan meningkatnya permintaan akan dapat meningkatkan utilitasi pesawat.

Tribun Jogja/Hasan Sakri Ghozali
Pesawat Citylink rute Bandara Soekarno Hatta (CGK) - Yogyakarta International Airport (YIA) terparkir seusai mendarat dengan sukses dalam proving flight atau penerbangan uji coba take off dan landing di Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (2/5/2019). Pesawat Citylink yang tidak membawa penumpang tersbeut melakukan uji coba bandara sebelum mulai akan beroperasi secara komersial pada 6 Mei mendatang. TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Stakeholder penerbangan bersama PT. Angkasa Pura II mulai membuka rute penerbangan domestik yang sebelumnya ditutup karena pandemi Covid-19.

Pengaktifan kembali rute-rute yang diikuti dengan meningkatnya permintaan akan dapat meningkatkan utilitasi pesawat.

Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Denon B. Prawiraatmadja mengatakan optimalisasi utilitas pesawat penting dilakukan maskapai.

Diharapkan, hal tersebut dapat dilakukan ketika sektor penerbangan sudah memasuki fase pemulihan.

"Stakeholder di sektor penerbangan nasional antara lain regulator, maskapai, KKP Kemenkes dan operator bandara harus memperkuat koordinasi dan kerja sama agar penerbangan nasional dapat melakukan recovery," kata Denon dalam keterangannya, Minggu (5/7/2020).

Lantaran rute-rute domestik akan segera dibuka, operatoe bandara dalam hal ini PT. Angkasa Pura II akan menambah frekuensi penerbangan pesawat.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia Juliandra mengatakan, pemulihan Citilink dimulai sejak Juni 2020.

Rata-rata penerbangan Citilink bisa mencapai 68-100 penerbangan perhari dan naik menjadi rata-rata 168 penerbangan perhari pada Juli 2020.

"Dan target pada kuartal empat adalab 200 penerbangan per hari, yang mana itu 68 persen dari kondisi normal," jelas Juliandra dalam keterangannya.

Menurutnya, dalam penerbangan, Citilink selalu melakukan sterilisasi menggu akan penyaring udara HEPA atau High Efficiency Particulate Arrestor.

"Juga menerapkan protokol kesehatan yang dipersyaratkan diantaranya menerapkan physical distancing dengan menjaga kapasitas maksimum 70 persen," tutup Juliandra.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved