Breaking News:

Anggota TNI Tewas Dianiaya

Oknum Marinir Tikam Babinsa di Sebuah Hotel Dijerat Pasal Berlapis hingga Terancam 20 Tahun Penjara

Para tersangka pengeroyokan yang ditangkap adalah warga sipil berinisial AI, S, AS, Ompong, A, R, RA, HN, dan J.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Polisi saat merilis kasus pengerusakan Hotel Mercure Tambora Jakarta Barat yang menewaskan anggota Babinsa. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Polres Metro Jakarta Barat menangkap sembilan warga yang terlibat perusakan bersama oknum anggota Marinir TNI Angkatan Laut, Letda RW, di Hotel Mercure Batavia, Tambora, Jakarta Barat, dan berujung tewasnya anggota Babinsa Pekojan, Serda Saputra.

"Peristiwa tersebut atau total semua pelaku itu adalah 12 orang. Namun yang kami amankan di Polres Jakarta Barat itu sembilan orang, karena ketiganya (anggota TNI) itu diamankan oleh Polisi Militer," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (3/7/2020).

Para tersangka pengeroyokan yang ditangkap adalah warga sipil berinisial AI, S, AS, Ompong, A, R, RA, HN, dan J.

Audie mengungkapkan para pelaku yang menamakan diri kelompok J&T itu mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan aksinya.

"Mereka (pelaku) menyebut kelompok mereka sebagai kelompok J&T. Sebelum melakukan, para pelaku minum-minuman keras terlebih dahulu," ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan pasal 170 ayat 1 juncto 55 dan 56 serta pasal 358 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Barang bukti terkait kasus penusukan Babinsa di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, yang ditampilkan dalam konferensi pers di Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (2/7/2020)
Barang bukti terkait kasus penusukan Babinsa di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, yang ditampilkan dalam konferensi pers di Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (2/7/2020) (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Dendam Dihalangi Bertemu Gebetan

Audie mengatakan, sempat terjadi dua kali keributan sebelum terbunuhnya Serda Saputra di Hotel Mercure Batavia pada 22 Juni 2020 lalu.

Keributan pertama terjadi saat Letda RW menyambangi hotel untuk mencari seseorang yang ia kenal dari media sosial.

"Namun di sana tidak ditemukan daftar (nama orang yang dicari) tersebut. Tapi yang bersangkutan masih penasaran dan akhirnya terjadi keributan dengan petugas pengamanan hotel," kata Audie.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved