Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Selama Dua Pekan Kedepan Pemkot Bekasi Lakukan Evaluasi Gelaran CFD

Untuk warga yang sedang hamil atau memiliki penyakit bawaan, dilarang mengikuti CFD Kota Bekasi di masa adaptasi tatanan hidup melawan Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kegiatan CFD di Jalan Jenderal Ahmad Yani Bekasi, Minggu, (5/7/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi lakukan evaluasi, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) selama dua pekan penyelengaraan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, minggu perdana dibukanya kembali CFD masih terdapat beberapa warga yang belum patuh aturan protokol kesehatan.

"Terus kami evaluasi, bersama unsur Kapolres, Dandim, kami semua mengevaluasi sampai batas dikatakan ideal," kata Rahmat, Minggu, (5/7/2020).

Ideal ini menurut dia, seluruh warga sudah secara penuh mematuhi protokol kesehatan berupa wajib masker, membawa hand sanitizer dan jaga jarak.

Tidak hanya itu, selama gelaran CFD juga warga dilarang berkerumun, serta batas usia minimal warga yang boleh CFD di atas 8 tahun dan maksimal 60 tahun.

Untuk warga yang sedang hamil atau memiliki penyakit bawaan, dilarang mengikuti CFD Kota Bekasi di masa adaptasi tatanan hidup melawan Covid-19.

"Apa yang mejadi standar protokol orang patuh itu adalah menurut saya bisa dikatakan ideal," terangnya.

Rahmat menambahkan, evaluasi dilakukan selama dua pekan kedepan. Selama masa evaluasi ini pedagang yang biasa berjualan tetap dilarang.

"Evaluasi dua minggu kedepan, minggu setelah ini kita evaluasi dan terus termasuk kuliner (pedagang) kita belum perbolehkan, sekarang kegiatan untuk CFD aja (olahraga)," tegas dia.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved