13 Pabrik di Tangerang Gulung Tikar Dampak Covid-19, 23 Ribu Buruh Kena PHK

Ahmed Zaki Iskandar, membeberkan hingga bulan Juli 2020 terdapat 14 ribu lebih pekerja yang terdampak PHK

Istimewa/dokumentasi Pemkab Tangerang.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan virtual meeting bersama Gubernur Banten, Wahidin Halim membahas perpanjangan PSBB di Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pandemi Covid-19 kembali membuat banyak pabrik di Kabupaten Tangerang gulung tikar.

Karena bangkrut, ribuan tenaga kerjanya pun terpaksa menderita pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baru-baru ini, ada 13 pabrik di Kabupaten Tangerang yang bangkrut dampak dari Virus Corona.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, membeberkan hingga bulan Juli 2020 terdapat 14 ribu lebih pekerja yang terdampak PHK.

"13 perusahaan alami bangkrut. Satu lagi perusahaan yang akan tutup di akhir Juli dan akan melakukan PHK sebanyak 8.800 karyawannya yaitu PT Freetrend," jelas Zaki saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2020).

Jadi, bila ditotalkan jumlah buruh yang terkena PHK berjumlah sekira 23 ribu orang khusus di Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, sekira 23 ribu karyawan yang terkena PHK tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang siap menampung sebanyak 15 ribu orang untuk diberikan bantuan sosial (Bansos).

Namun, lanjut Zaki, data yang menerima bansos tersebut harus terverifikasi terlebih dahulu.

Lantaran, dari belasan ribu karyawan itu ada yang terkena PHK dari sektor formal dan sektor informal.

“Untuk mendapatkan Bansos itu, mereka (korban PHK) harus bisa menjelaskan korban PHK dari sektor mana, karena Pemkab Tangerang tidak mungkin bisa menampung semuanya,” ungkap Zaki.

Kuasa Hukum John Kei Tulis Surat ke Presiden Jokowi dan Kapolri Idham Azis: Minta Perlindungan Hukum

Tangerang Bangkitkan Ekonomi Sektor Perikanan Daerah Pesisir, Siapkan Pengolahan Ikan Zero Waste

Satpol PP Razia Kontrakan dan Indekos, Puluhan Penghuni KTP dari Luar Tangsel Diminta Tes Covid-19

Pemkab Tangerang juga telah menyiapkan bantuan lain bagi korban PHK melalui program Jaring Pengaman Sosial (JPS) baik dari segi pelatihan atau modal usaha.

Bantuan itu dilakukan untuk menekan angka pengangguran.

"Itu yang kita masih rumuskan sambil menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat. Jadi nanti mereka akan diberikan pelatihan dan modal untuk berwiraswasta," pungkas Zaki.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved