Virus Corona di Indonesia
Dinas Kesehatan: Positivity Rate Covid-19 Seminggu Terakhir di DKI 5,66 Persen
Pemeriksaan Covid-19 menggunakan metode swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) terus dikebut oleh Pemprov DKI Jakarta
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemeriksaan Covid-19 menggunakan metode swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) terus dikebut oleh Pemprov DKI Jakarta.
Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya Pemprov DKI dalam mengendalikan penyebaran wabah Covid-19.
Kabid Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, secara kumulatif pemeriksaan PCR yang telah dilakukan sebanyak 344.439 sampel.
"Khusus 5 Juli 2020 kemarin, dilakukan tws PCR pada 3.234 orang dengan 2.748 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosa kasus baru," ucapnya, Senin (6/7/2020).
"Hasilnya, ada 231 positif dan 2.517 negatif," sambungnya.
• Update Corona di Depok Senin 6 Juli 2020: ODP 4.170, PDP 1.596, Positif 825 Kasus
• Dinas Kesehatan: 64 Persen Pasien Covid-19 di DKI Sembuh
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, testing rate yang dilakukan Dinkes DKI sejak 1 Maret hingga 5 Juli lalu telah mencapai angka 15.946 tes per 1 juta penduduk.
"Dalam periode seminggu terakhir, yaitu 29 Juni hingga 5 Juli 2020, telah dilakukan 2.397 tes per 1 juta penduduk," ujarnya.
Angka ini diklaim Dwi telah berada di atas standar yang ditetapkan oleh badan kesehatan dunia (WHO).
"Target WHO 1.000 tes per 1 juta penduduk per minggu dengan positivity rate testing PCR seminggu terakhir, yaitu 5,66 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona.jpg)