Breaking News:

Tukang Parkir di Bulak Kapal Kota Bekasi Dibacok Orang Tanpa Alasan

Aksi pembacokan terjadi di perlintasan kereta api Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu, (5/7/2020) malam.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi pembacokan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Aksi pembacokan terjadi di perlintasan kereta api Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu, (5/7/2020) malam.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, korban merupakan seorang tukang parkir perlintasan kereta api bernama Ardi Firman (32).

"Peristiwa sekira pukul 23.27 WIB, korban satu orang mengalami luka bacok di bagian tangan," kata Erna, Senin, (6/7/2020).

Erna menjelaskan, kronologis kejadian bermula ketika korban dengan satu orang rekannya tengah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Imbas Pandemi, Siswa SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta Timur Telah Kosongkan Asrama Sejak Bulan Maret

Lalu tiba-tiba, pelaku datang menghampiri korban tanpa basa-basi mengeluarkan sebilah golok yang disimpan dibalik baju.

"Korban reflek menangkis sabetan golok yang diarahkan pelaku dan kabur meninggalkan lokasi dengan cara berlari," terang Erna.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok pada bagian lengan sebelah kiri. Sementara pelaku kabur meninggal lokasi usai warga ramai berkumpul.

"Korban berlari sambil meminta tolong, warga setempat lalu membawa korban ke Rumah Sakit Sentosa untuk mendapatkan perawatan," ucap Erna.

Sejumlah Tempat Penginapan Eks Airy di Ibu Kota Ubah Kamar Jadi Tempat Kosan

Dari hasil penyelidikan sementara, korban mengaku selama ini tidak pernah memiliki masalah dengan pelaku.

Mereka kata Erna, saling mengenal satu sama lain. Pelaku diketahui merupakan penjaga penitipan motor dekat perlintasan Bulak Kapal.

"Motif belum diketahui karena korban merasa tidak mempunyai masalah dengan pelaku," tutur Erna.

Pelaku diketahui bernama Indra, polisi sampai saat ini masih melakukan pengajaran lantaran melarikan diri usai melakukan perbuatannya.

Peserta Tes SKB CPNS 2019 Wajib Simak Surat Edaran BKN Tentang Jadwal yang Akan Dirilis

"Pelaku kemungkinan besar sudah melarikan diri karena setelah dilakukan pengecekan ke kediamannya sudah tidak ada," tutur Erna.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved