Breaking News:

Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata: Protes Sampah dan Foto yang Beredar di Internet

Misalnya masalah sampah dan foto-foto wilayah Baduy Dalam yang tersebar di internet. Padahal, kawasan adat Baduy Dalam merupakan wilayah yang sakral

Istimewa
Lembaga Adat Baduy mengesahkan surat permintaan destinasi wisata Baduy dihapus, Sabtu (4/7/2020). Surat ditunjukkan untuk Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJAKARTA.COM, LEBAK - Wilayahnya menjadi tercemar sampah dari wisatawan, Baduy mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo.

Surat tersebut berisi permintaan dari Lembaga Adat Baduy agar wilayahnya dihapus dari peta daerah tujuan wisata. Simak selengkapnya:

1. Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Lembaga Adat Baduy di Banten mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk minta agar wilayahnya dihapus dari peta destinasi wisata.

Permintaan tersebut dikirim melalui surat tanggal 6 Juli 2020.

Surat dikirim melalui perwakilan yang ditunjuk oleh Lembaga Adat. Salah satu di antaranya adalah Heru Nugroho.

Dikutip dari Kompas.com, Heru Nugroho mengaku memiliki kedekatan dengan masyarakat Baduy, sehingga dipercaya menjadi penghubung antara Lembaga Adat Baduy dengan Pemerintah.

Surat juga ditunjukkan untuk Gubernur Banten, Bupati Lebak dan sejumlah kementerian terkait.
Latar belakang

Diskusi soal permohonan untuk menghapus kawasan Baduy dari peta destinasi wisata, menurut Heru, mencuat pada 16 April 2020 lalu.

Saat itu, Baduy ditutup dari kunjungan wisatawan lantaran pandemi virus corona atau Covid-19 

Halaman
1234
Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved