Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pemkot Tangerang Wacanakan Tambah Waktu Operasional Mal dan Restoran Saat Pandemi

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan akan menambah waktu operasional mal dan restoran untuk menghindari penumpukan

Istimewa/dokumentasi Pemkot Tangerang
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat menghadiri rapat koordinasi yang berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Senin (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang berencana akan menambah waktu operasional pusat perbelanjaan atau mal dan restoran saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kelima.

Seperti diketahui, PSBB kelima ini penuh dengan kelonggaran seperti pembukaan mal, restoran yang diperbolehkan makan di tempat namun, waktu operasionalnya dibatasi.

Tempat keramaian di atas hanya boleh beroperasi dari pukul 11.00 WIB sampai 20.00 WIB tanpa terkecuali.

Kendati demikian, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan akan menambah waktu operasional mal dan restoran untuk menghindari penumpukan di jam-jam tertentu.

"Masyarakat kalau keluar makan malam diacara Jumat, Sabtu karena restoran tutup jam 8 malam, jadi akhirnya numpuk di jam 6, 7, dan 8 malam," kata Arief saat dihubungi, Selasa (7/7/2020).

"Makanya kita mau perpanjang (waktu operasional) restoran, mau buka sampai jam 10 malam, biar dia engga buru-buru," tambahnya.

Sebab, menurut dia, dari beberapa pengalaman, pengunjung justru menumpuk di waktu-waktu tersebut.

Terutama pada akhir pekan, yang mengakibatkan penumpukan orang di restoran dan mal.

"Kalau menurut saya sekarang pusat pertokoan dan makanan itu diperpanjang, supaya engga numpuk di satu waktu, supaya dia lebih lega," ucap Arief.

Masalah parkiran, ia juga mewacanakan akan menambah kapasitas maksimal di sebuah pusat perbelanjaan.

Pada awalnya dimaksimalkan hanya 50 persen dari total kapasitas, nantinya akan ditambah.

"Terus kayak parkiran, tadinya kasih kesempatan 50 persen, itu sama kita tambahin kapasitasnya karena supaya orang engga antre di parkiran," tutup Arief.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved