Percobaan Penculikan Anak di Depok, Korban Didatangi Pria Misterius dan Digagalkan Pakai Benda Ini

Selasa (7/7/2020) malam sekira pukul 20.30 WIB kemarin, MA nyaris menjadi korban penculikan ketika bermain badminton dengan tiga orang temannya

The Inquisitr
Ilustrasi penculikan anak 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Belum selesai kasus percobaan penculikan yang menimpa delapan remaja di bawah umur di Kota Depok, kali ini kembali terjadi peristiwa serupa yang menimpa seorang bocah berinisial MA (7).

Selasa (7/7/2020) malam sekira pukul 20.30 WIB kemarin, MA nyaris menjadi korban penculikan ketika bermain badminton dengan tiga orang temannya.

Dijumpai wartawan, Rosyid (47) ayah MA berujar anaknya tersebut tiba-tiba didatangi dua orang pria berboncengan motor.

Tanpa basa-basi, satu dari dua orang pria tersebut langsung membekap mulut MA menggunakan tisue, hingga lemas dan tak berdaya.

Melihat MA dibekap, ketiga temannya pun langsung berteriak hingga membuat dua Pria misterius ini panik.

"Tiba-tiba ada motor dateng deketin anak saya, pake tisue mulutnya diginiin (bekap) langsung lemas. Terus diteriakin sama temannya, mereka langsung kabur karena mungkin banyak orang atau gimana saya kurang paham, baru anak saya dibawa pulang," kata Rosyid di kediamannya, Rabu (8/7/2020).

Rosyid mengatakan, melihat anaknya pulang dalam kondisi lemas dan diantar oleh banyak orang, dirinya pun langsung panik.

"Yang nganterin bilang anak saya pake tisue diginiin (bekap), lah saya bilang ini mah modus penculikan," ucapnya.

Selanjutnya, Rosyid pun langsung melaporkan peristiwa yang dialami putranya ke Ketua RT, dan diteruskan ke pihak Kepolisian.

"Ya Allah enggak biasanya daerah sini begini, biasanya aman-aman saja," pungkasnya.

Korban syok

Tengah asik bermain badminton dengan tiga orang temannya, MA (7) nyaris jadi korban penculikan pada Selasa (7/7/2020) kemarin sekira pukul 20.30 WIB.

Peristiwa ini terjadi tak jauh dari kediaman korban, di sebuah lapangan badminton di kawasan Kampung Serab, Tirta Jaya, Sukmajaya, Kota Depok.

Akibat kejadian itu, MA sempat mengalami syok dan sulit tidur karena terus terpikir peristiwa yang baru saja menimpanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved