Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dinas Perhubungan DKI Jakarta Belum Cabut Aturan SIKM Karena Hal Ini

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan alasan SIKM belum dapat dihentikan lantaran pandemi Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas saat melakukan pemeriksaan SIKM penumpang Kereta Serayu yang berhenti di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (15/6/2020). 

"Kemudian di jalan, cek poin kami periksa," lanjutnya.

Dia menjelaskan, kini ada 12 titik pemeriksaan SIKM pada empat wilayah di DKI Jakarta.

Di antaranya Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

"Di masing-masing jalan arterinya diperiksa. Kemudian, di masing-masing tingkat RW juga ada pemeriksaan oleh gugus tugas," kata Syafrin.

Bikin SIKM Gunakan Mesin Corona Likelihood Metric

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan melakukan perubahan sistem untuk membuat Surat Izin Keluar Masuk ( SIKM).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan sistem baru ini yaitu Corona Likelihood Metric (CLM).

"Jadi, dari CLM itu, yang bersangkutan mengisi dari tempatnya berasal dan akan ada nilai saat sebelum mengurus SIKM," jelas Syafrin, saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2020).

Seorang Kakek Pengemudi Ojek Pangkalan di Jakarta Timur Jadi Korban Begal Penumpangnya

Pemohon SIKM akan dideteksi mesin otomatis CLM mengenai suhu tubuhnya, apakah terpapar virus corona Covid-19 atau tidak.

"Jika identifikasi yang bersangkutan bebas Covid, mesin otomatis akan menjawab bahwa yang bersangkutan mendapat SIKM," tutur Syafrin.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved