Breaking News:

Klaim Kenaikan Pendapatan 300 Persen, BUMD Tangsel Siap Tidak Bebani Anggaran Daerah

Pendapatan yang diraih naik 300 persen dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) yang dicanangkan, sebesar Rp 2.380.558.258.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Wheeled bin milik PT PITS diunduh dari Instagram @pt.pits_tangsel pada Rabu (8/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tangerang Selatan (Tangsel), PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), mengklaim kenaikan pendapatan pada tahun 2019.

Pendapatan yang diraih naik 300 persen dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) yang dicanangkan, sebesar Rp 2.380.558.258.

Direktur Utama PT PITS, Dudung E. Diredja, memaparkan, pada tahun buku 2019 PT PITS telah mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 10.032.686.012.

"Naik 300% dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya dengan laba bersih senilai Rp 2.441.012.871, atau lebih besar 3% dari target RJPP yang telah ditetapkan yaitu sebesar," ujar Dudung dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2020).

PITS lebih berorientasi pada kerja sama investasi business to business (B to B) dalam menjalankan roda perusahaan.

Proyek kerja sama yang telah, sedang dan akan dirintis yaitu pengelolaan air minum, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Tangsel Mandiri, divisi pengelolaan sampah dan transportasi, anak perusahaan bidang IT dan pengelolaan pasar.

"Dengan strategi usaha tersebut diharapkan dapat menjamin kesinambungan usaha dan membangun kepercayaan para investor yang pada akhirnya dapat mewujudkan kesejahteraan warga Tangsel tanpa membebankan anggaran pemerintah daerah," ujarnya.

Dudung juga menyebut pihaknya mulai siap menghasilkan pundi-pundi untuk pendapatan asli daerah (PAD).

"PT PITS siap 'take off' memberikan kontribusi PAD kepada Tangsel," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved