Viral di Medsos
Viral Masker Editan di Baliho Forkopimda Kota Depok, Kadiskominfo Bereaksi
Viral di media sosial foto baliho jajaran Forkopimda Kota Depok. Kadiskominfo pun bereaksi dan memberikan penjelasan.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS - Viral di media sosial foto baliho jajaran Forkopimda Kota Depok. Kadiskominfo pun bereaksi dan memberikan penjelasan.
Sekilas, tak ada yang aneh dari baliho berisi ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan pesan soal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini.
Bila dicermati, terlihat ada kesalahan pada foto Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Asnawi.
Tak seperti delapan pejabat lainnya, masker yang dikenakan oleh Asnawi dalam baliho tersebut melenceng di pipi kanannya.
Imbasnya, baliho ini pun menjadi bahan lelucon dan sindiran dari warganet di sosial media Twitter.
Muncul anggapan, masker yang melenceng di muka Asnawi editan dan asal tempel saja sehingga tak sempurna.
Soal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Sidik Mulyono, mengatakan bahwa kejadian tersebut di luar pengetahuan pihaknya.
"Kejadian ini terus terang di luar pengetahuan kami, karena proses pembuatan baliho itu biasanya dari desainer melakukan konfirmasi ke Kepala Bidang, dan Kepala Bidang konfirmasi ke saya," kata Sidik di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kamis (9/7/2020).
Sidik menjelaskan, desain baliho ini sudah fix pada tanggal 20 Mei 2020 silam, dan dikirim ke vendor percetakan.
Namun, karena pandemi Covid-19 dan ketika itu sebagian besar pegawai Diskominfo Kota Depok sedang work from home (WFH), tidak ada konfirmasi antara pihak percetakan dan pemasang baliho tersebut dengan pihaknya.
"Jadi yang biasanya kami konfirmasi hasil pemasangan di lapangan dengan design, kali ini tidak ada."
"Kalau di tempat lain setiap kali pemasangan baliho itu di foto dan disamakan dengan desainnya.
Nah kali ini tidak di foto ke kami, dan staff waktu itu juga sedang wfh," katanya.
Terakhir, Sidik berujar baliho tersebut sudah dicopot dan tidak lagi terpampang di depan Terminal Jatijajar.
"Sudah dicopot ya kemarin," bebernya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan TribunJakarta.com di lokasi, baliho tersebut tak lagi ada dan sudah dicopot.
"Kemarin dicopotnya sekira pukul 14.00 WIB. Empat orang yang nyopotnya, datang naik mobil terus diganti baliho yang ini," kata Syadari, pengemudi ojek pangkalan yang setiap hari mencari pelanggan di depan Terminal Jatijajar.