Breaking News:

250 Jiwa Warga Rawamangun Pulogadung Jakarta Timur Korban Kebakaran Mengungsi di Dua Tenda

Kebakaran yang melanda permukiman warga RW 02, Kelurahan Rawamangun pada Kamis (9/7) mengakibatkan 85 kepala keluarga (KK) mengungsi.

ISTIMEWA
Kondisi permukiman warga RW 02 Kelurahan Rawamangun yang terbakar di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Kebakaran yang melanda permukiman warga RW 02, Kelurahan Rawamangun Pulogadung Jakarta Timur, Kamis (9/7/2020.) mengakibatkan 85 kepala keluarga (KK) mengungsi.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan hingga kini tercatat 250 jiwa mengungsi dalam kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.50 WIB kemarin.

"Alhamdulillah semua selamat, tidak ada yang terluka. Sekarang tinggal memikirkan bagaimana agar bangunan rumah bisa berdiri kembali seperti semula," kata Anwar di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2020).

Mereka mengungsi di dua tenda yang dibangun Sudin Sosial Jakarta Timur di satu lapangan Jalan Pemuda I, dekat lokasi kebakaran.

Mobil Avanza Tercebur di Kalimalang Duren Sawit Jakarta Timur, Ibu dan Seorang Anak Meninggal Dunia

Dia memastikan seluruh kebutuhan warga yang rumahnya terdampak dipenuhi, termasuk masalah sanitasi dan posko medis.

"Makanya pagi ini kita datang untuk memberikan bantuan bagi mereka," ujarnya.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Abdul Salam menuturkan jumlah 250 jiwa pengungsi merupakan data sementara.

Pihaknya masih berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat guna memastikan jumlah jiwa yang terdampak kebakaran.

Ditangkap Polisi, Anak Wakil Wali Kota Tangerang Mengaku Patungan Bersama 3 Rekannya Beli Sabu

"Tapi untuk bantuan sudah terpenuhi. Dari kemarin malam kita sudah memberikan nasi boks yang dimasak di dapur umum untuk warga," tutur Abdul.

Selain nasi boks, bantuan yang sudah disalurkan yakni 1 dus pampers, 20 selimut bayi, 2 lusin celana dalam pria, 2 lusin celana dalam perempuan 2 dan bra.

Lalu 20 kaos oblong, 20 kain sarung, 20 daster, 10 lembar perlengkapan perlengkapan bayi, 20 popok bayi, 20 kaos singlet, dan 20 mukena.

"Nanti ada bantuan tahap selanjutnya. Untuk posko pengungsian kita buka selama enam hari sesuai permintaan Lurah (Rawamangun). Tapi kalau diminta lebih lama kita siap," lanjut Abdul.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved