Antisipasi Virus Corona di DKI
Bantu PMI Periksa Sample Swab Test Covid-19, BIN Siagakan Mobil Laboratorium di RSD Wisma Atlet
Brigjen TNI Irwan Mulyana, mengatakan mobil ini berfungsi untuk menguji sample swab test Covid-19 WNI yang datang dari luar negeri.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Dua mobil laboratorium milik instansi Badan Intelijen Negara (BIN) tersedia di area Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2020).
Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana, mengatakan mobil ini berfungsi untuk menguji sample swab test Covid-19 WNI yang datang dari luar negeri.
"Untuk menguji sample hasil swab dari warga Indonesia yang baru pulang dari luar negeri," kata Irwan, sapaannya, saat diwawancarai awak media, di lokasi, Jumat (10/7/2020).
Irwan mengatakan, satu mobil tersebut mampu mengecek sample hasil swab test Covid-19 sebanyak 104 orang.
Jika ditotalkan, sebanyak 208 sample hasil swab test Covid-19 dapat dicek selama sepuluh jam per hari.
"Selama dua hari kami akan berada di sini. Kami membawa dua kendaraan laboratorium. Satu kendaraannya dapat menggiring 104 orang selama 10 jam," tutur Irwan.
"Sehingga hari ini bisa 208 orang untuk dua mobil," sambungnya.
Dia melanjutkan, terdapat 12 tenaga medis disiagakan hingga esok hari guna mengecek hasil swab test Covid-19 warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri.
"Baik itu mahasiswa dan pekerja di luar negeri. Mereka dari pelabuhan, bandara, dan sudah melakukan swab," jelas Irwan.
• Ratusan WNI dari Luar Negeri Tiba di RSD Wisma Atlet Kemayoran
• Foto-foto Banjir Bandang di Depan Terowongan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
• Warga Ngawi Disebut Pindahkan Rumah dalam Semalam, Tetangga: Saya Kaget
"Di sini kami bantu PMI juga, karena banyaknya yang datang dari luar negeri. Kami membawa 12 tenaga medis," sambungnya.
Dia berharap, pihaknya dapat membantu secara maksimal dalam kegiatan ini.
"Mudah-mudahan 12 tenaga medis ini cuma 2 hari ini kami bisa membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutupnya.