Breaking News:

Dijerat Penistaan Agama, Wanita Marah yang Lempar Alquran: Saya Emosi Dituduh Tukang Lapor Perjudian

Setelah simpang siur mengenai persitiwa seorang wanita marah-marah hingga melempar Alquran yang viral di media sosial, polisi menjelaskan kronologinya

Penulis: Suharno | Editor: Erik Sinaga
Dok Humas Polda Sulsel
Pelaku pelempar Alquran INC (jilbab hitam), saat konferensi pers di aula Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7/2020). 

"Dengan amarah itulah dia mengambil Alquran dan melemparkan kepada warga yang ada di sekitarnya," kata Guntur saat konferensi pers di Polres Pelabuhan, Jumat (10/7/2020).

"Kalau kita tanyakan kemarin dia bilang 'saya emosi pak' karena saya merasa terganggu dengan kegiatan mereka," sambungnya.

Seorang wanita berinisial INC (kiri) saat mengancam akan merobek Alquran di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Makassar, Kamis (9/7/2020).
Seorang wanita berinisial INC (kiri) saat mengancam akan merobek Alquran di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Makassar, Kamis (9/7/2020). (ISTIMEWA)

Menurut Guntur, INC emosi besar lantaran sangat terusik dengan warga yang terus main gaple di depan rumahnya.

Guntur menyebut, INC beragama Islam.

Dia pun mengimbau warga yang melihat video pelemparan itu agar tidak terpancing.

Dia berjanji, kasus ini akan diselesaikan secara hukum hingga tuntas.

"Ini bukan masalah umat. Ini masalah personal dan ini akan diproses secara hukum oleh polisi," kata Guntur.

Dijerat Pasal Penistaan Agama

INC (40), wanita yang mengamuk dan melempar Alquran di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Makassar, Kamis (9/7/2020), resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, INC nekat melempar Alquran lantaran marah besar karena sering dituduh oleh warga sekitar rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved