Breaking News:

Kawasan di Tangerang Ini Bertahan Stok Pangan Secara Mandiri, Menanam Manfaatkan Aplikasi Digital

Serangan bertubi-tubi Virus Corona di Indonesia berhasil ditepis warga Karawaci, Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Demplot Anthurium di Komplek Pondok Arum, Jalan NN RT005/002, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang memanfaatkan aplikasi digital, Sistem Informasi Pertanian Indonesia (Sipindo) untuk bercocok tanam di tengah Pandemi Covid-19, Jumat (10/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Serangan bertubi-tubi virus corona di Indonesia berhasil ditepis warga Karawaci, Kota Tangerang.

Memang bukan menciptakan vaksin, tapi setidaknya mereka tidak perlu pusing masalah stok ketahanan pangan mulai dari sayur mayur.

Sebab, Komplek Pondok Arum, Jalan NN RT005/002, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mempunyai Demplot Anthurium tempat bercocok tanam secara mandiri.

Sejak pandemi Covid-19, warga Komplek Pondok Arum tersebut berhasil bertahan dari sektor ketahanan pangan.

Canggihnya lagi, mereka bercocok tanam memanfaatkan teknologi berbasis digital melalui smarphone.

Warga memanfaatkan aplikasi Sipindo untuk mengetahui proses bercocok tanam dari mulai tahap penyemaian benih hingga ke tahap panen.

Demplot Anthurium di Komplek Pondok Arum, Jalan NN RT005/002, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (10/7/2020).
Demplot Anthurium di Komplek Pondok Arum, Jalan NN RT005/002, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (10/7/2020). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Aplikasi ini juga dilengkapi dengan estimasi biaya yang dibutuhkan sehingga masyarakat bisa menyiapkan dana lebih awal.

"Aplikasi ini Sistem Informasi Pertanian Indonesia (Sipindo) yang bisa digunakan untuk masyarakat yang ingin mulai bercocok tanam," terang Technical Field Officer East West Seed Indoensia, Sudi kepada TribunJakarta.com, Jumat (10/7/2020).

"Di dalamnya ada berbagai menu mulai dari persemaian hingga pasca-panen, ada juga menu estimasi biaya menanam bibit," imbuh dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved