Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Masa Pandemi Covid-19, Pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta Diperluas

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pada fase new normal di tengah pandemi ini kapasitas keamanan bandara diperluas

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Situasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi Covid-19 di Kota Tangerang, Kamis (9/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dalam fase new normal, Bandara Soekarno-Hatta mulai fokus pada pengawasan keamanan yang baru pula.

Kalau pada awalnya, Bandara Soekarno-Hatta hanya mengawasi keamanan dalam tindak pidana, kali ini bandar udara tersibuk di Indonesia itu juga mengawasi keamanan soal kesehatan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pada fase new normal di tengah pandemi ini kapasitas keamanan bandara diperluas dengan dijalankannya Bio-Security.

"Di tengah new normal, keamanan bandara diperluas sehingga selain menjalankan physical security, bandara juga fokus pada bio-security guna memastikan adanya jaga jarak, pengawasan terhadap kesehatan, menyediakan fasilitas yang dapat berjalan tanpa sentuhan," kata Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Kemudian, Angkasa Pura II juga memastikan soal kebersihan fasilitas, memastikan kesehatan karyawan, dan lainnya.

Awaluddin menjelaskan, jalannya physical Slsecurity dan bio-security di PT Angkasa Pura II ini kemudian juga didukung teknologi yang diperkuat dengan cybersecurity.

"Physical security dan bio-security, didukung dengan cybersecurity, kini menjadi new normal keamanan di bandara, memastikan keamanan pada tahap pre-journey, pre-flight, in-flight dan post-flight," ujar Awaluddin.

Adapun protokol keamanan tahap pre-journey pada fase new normal misalnya penggunaan aplikasi Travelation PT Angkasa Pura II.

Layanan Dipindahkan, Dirut RSUD Kalideres Jamin Perawatan Pasien Covid-19 Tetap Berjalan

Banyak Kasus Kekerasan Anak di Depok, Kak Seto Minta Predikat Kota Layak Anak Dievaluasi

Aplikasi tersebut untuk mengunggah dokumen-dokumen syarat perjalanan.

Kemudian, protokol keamanan pada tahap pre-flight fase new normal antara lain dijalankan dengan pemeriksaan temperatur, fasilitas UV-sterilizer, restoran dan lounge yang higienis, proses boarding dengan menjaga jarak dan sebagainya.

Sementara itu protokol keamanan pada tahap in-flight fase new normal di bandara misalnya dilakukan proses disinfeksi di pada pesawat yang baru landing.

Pada protokol keamanan tahap post-flight fase new normal, antara lain dilakukan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dan disinfeksi bagasi tercatat.

"Physical Security, Bio-Security dan Cybersecurity saat ini sudah berjalan di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan pintu gerbang utama Indonesia dan bandara terbesar di dalam negeri," kata Awaluddin.

Ia mengatakan di saat situasi normal, keamanan di bandara hanya fokus pada ancaman kriminalitas, terorisme dan ancaman lainnya.

"Di saat kondisi normal, aspek keamanan bandara fokus melakukan apa yang disebut dengan physical security. Personel di bandara menjaga akses publik dan akses terbatas di bandara, lalu melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang pesawat guna memastikan tidak ada benda berbahaya di pesawat, dan melakukan profiling untuk menemukan ancaman," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved