Breaking News:

Pembunuh Gadis di Penginapan Palembang Tertangkap, Aktivitas Seksual Pelaku Setelah Korban Tewas

Pembunuh Vanny Yulia Nita (18), gadis yang ditemukan tewas di penginapan di Palembang akhirnya tertangkap. Ia sempat melakukan aktivitas seksual.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
MF (16) pelaku pembunuhan Vanny di Penginapan di Palembang. Pelaku melakukan aktivitas seksual setelah korbannya tewas. 

"Setelah saya melakukan pencabulan saya mencari cara untuk menghilangkan jejak, sehingga saya pulang ke rumah nenek untuk mengambil koper tapi mayat korban tidak bisa masuk, kemudian saat itu saua memasukan mayat kebawah tempat tidur dan saya langsung melarikan diri ke Bengkulu," tutupnya.

Jasad Gadis di Penginapan

Fani Yuliani semasa hidup ditemukan tewas di Macan Kumbang Residence Palembang
Fani Yuliani semasa hidup ditemukan tewas di Macan Kumbang Residence Palembang (Tribunsumsel)

Temuan jasad gadis di penginapan Jalan Macan Kumbang Kecamatan IB I Palembang membuat geger warga sekitar, Selasa (7/7/2020).

Jasad gadis berusia 18 tahun itu diketahui bernama Vanny Yulia Nita (18).

Kini jenazah telah berada di Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara.

Indah, ibunda Fani tak menyangka putrinya itu tewas setelah sehari sebelumnya meninggalkan rumah.

"Anakku besok (8/7/2020) ulang tahun. Kenapa dia kemarin dibiarkan pergi," ujar Indah sambil menangis histeris saat berada di RS Bhayangkara, Selasa (7/7/2020) malam.

Anggota keluarga maupun kerabat yang berada di RS Bhayangkara, berusaha menenangkan ibunda Vanny.

Kronologis

Seorang roomboy penginapan bernama Dandi (20) merupakan orang yang pertama kali menemukan jasad Vanny.

Dikatakan Dandi, ia terlebih dahulu curiga melihat korban yang belum checkout dikarenakan checkout di penginapan tersebut sekira pukul 12.00 WIB.

Saksi mendengar dari luar kamar 204 bahwa ada suara keran air yang menyala.

Sempat mengetok kamar tersebut tapi tidak ada respon sama sekali, akhirnya roomboy satu ini melihat melalui ventilasi kamar dan melihat ada sepatu dan powerbank di kamar tersebut.

"Aku pinjam kunci cadangan dengan Askin yang merupakan owner penginapan ini, bersama dia kami buka kamar tersebut," kata Dandi saat ditemui di penginapan tersebut, Selasa (7/7/2020).

Setelah masuk Dandi melihat adanya sepatu di atas lemari kamar dan langsung meletakkan sepatu tersebut ke bawah.

Betapa terkejutnya Dandi pada saat ia meletakkan sepatu tersebut ada tangan yang keluar dari bawah ranjang kamar tersebut.

"Pas nian aku meletakkan sepatu itu ada tangan yang keluar dari bawah ranjang itu.

Itulah aku kaget melihat ada cewek itu sedang dalam posisi telentang," ujar Dandi.

Mengetahui hal tersebut, dirinya bersama owner penginapan tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.

Belum diketahui pasti siapa identitas dari mayat tersebut karena ketika ditanya, Roomboy dan Owner memilih bungkam.

"Kami menyerahkan semua hal ini kepada pihak kepolisian," tutupnya.

Ada Tanda kekerasan

Setelah dilakukan otopsi dibagian luar tubuh Vanny (18) oleh dokter forensik RS Bhayangkara, ternyata korban mengalami sejumlah tanda-tanda kekerasan di bagian tubuhnya.

Hal ini disampaikan oleh dr Mansuri, ahli forensik RS Bhayangkara Palembang.

Disampaikannya usai dilakukan otopsi, mayat korban Vanny Yulia Nita (18) mengalami sejumlah kekerasan di bagian wajahnya.

Pada saat diperiksa disampaikan dr Mansuri ada sejumlah lilitan tali yang berada di bagian kepala korban.

"Hasil otopsi bagian luar kita temukan sejumlah kekerasan di bagian wajahnya akibat pukulan benda tumpul, di bagian lain tidak ada, cuma di bagian wajah" kata Mansuri, Rabu (8/7/2020).

Saat ditanyakan mengenai adakah tanda kekerasan seksual pada tubuh korban, dikatakan dr Mansuri hingga saat ini belum ada tanda kekerasan.

"Masih kita dalami dan masih kita periksa untuk saat ini belum bisa kita katakan apakah ada tanda kekerasan atau tidak," kata Mansuri.
Pengakuan Paman Korban

Menurut paman Vanny bernama Dian, keponakannya itu akan berulang tahun yang ke-18 pada 8 Juli mendatang.

"Besok ulang tahun ke-18. Keluarga sangat syok," ujar Dian.

Vanny merupakan putri sulung dari tiga bersaudara pasangan Luluk dan Indah.

Ia ditemukan tak bernyawa di sebuah penginapan di Jalan Kumbang Raya, Ilir Barat (IB) I pada Selasa (7/7/2020) petang pukul 15.00.

Mendapat laporan penemuan mayat, Tim INAFIS dan Tim Tiger Unit Pidum Polrestabes Palembang dipimpin AKP Robert Sihombing, langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi.

Mayat selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

Menurut keterangan keluarga yang berada di RS Bhayangkara, mayat berjenis kelamin perempuan berinisial VN usia 18 tahun, warga Talang Jambe, Sukarami.

VN terakhir kali meninggalkan rumah pada Senin (6/7/2020) siang pukul 12.00.

"Kemarin siang dia pamit ke orang tuanya maupun interview kerja di salah satu hotel di Sekip," kata Dian.

VN pergi seorang diri mengendarai sepeda motor.

Keluarga merasa khawatir karena hingga malam, VN tak kunjung pulang.

Yuk Coba Minum Rebusan Daun Putri Malu, Bisa Atasi Insomnia hingga Mengobati Luka

"Pas hari ini dapat kabar keponakan kami meninggal dunia," ungkap Dian.

Sementara sepeda motor korban ditemukan di Graha 66, Jalan Supersemar, Kemuning.

"Sepeda motor keponakan kami ditemukan di Graha 66. Ini masih diselidiki polisi," kata Dian.

Ia mengungkapkan, VN tahun ini baru lulus dari SMKN 5 Palembang.

Setelah lulus, VN berinisiatif mencari kerja.

"Setelah lulus sekolah, dia cari kerja. Kami tidak menyangka dia jadi begini," tutur Dian.

Pamit Interview Kerja

Menurut keterangan keluarga yang berada di RS Bhayangkara, mayat berjenis kelamin perempuan berinisial FN usia 18 tahun, warga Talang Jambe, Sukarami, Palembang.

FN terakhir kali meninggalkan rumah pada Senin (6/7/2020) siang pukul 12.00.

"Kemarin siang dia pamit ke orang tuanya mau interview kerja di salah satu hotel di Sekip," kata Dian, paman korban saat ditemui di RS Bhayangkara, Selasa (7/7/2020) malam.

FN pergi seorang diri mengendarai sepeda motor.

Daftar Manfaat Tak Terduga Minum Madu Sebelum Tidur, Yuk Dicoba!

Editor Metro TV yang Diduga Dibunuh Sudah Menghilang Selama Tiga Hari

Keluarga Sebut Papa T Bob Meninggal Karena Penyakit Komplikasi

Pencipta Lagu Anak Papa T Bob Meninggal, Obrolan Terakhir Tina Toon dan Doa Dea Ananda

PT LIB Surati 18 Tim Liga 1: Kompetisi Mulai 1 Oktober, Seluruh Pertandingan Digelar Tanpa Penonton

Keluarga merasa khawatir karena hingga malam, FN tak kunjung pulang.

"Pas hari ini dapat kabar keponakan kami meninggal dunia," ungkap Dian.

Sementara sepeda motor korban ditemukan di Graha 66, Jalan Supersemar, Kemuning.

"Sepeda motor keponakan kami ditemukan di Graha 66. Ini masih diselidiki polisi," kata Dian.

Ia mengungkapkan, FN tahun ini baru lulus dari SMKN 5 Palembang.

Setelah lulus, FN berinisiatif mencari kerja.

"Setelah lulus sekolah, dia cari kerja. Kami tidak menyangka dia jadi begini," tutur Dian. (TribunSumsel/Sriwijaya Post)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved