Breaking News:

Bocah Tewas Dililit Sanca Jumbo

Petugas Damkar Tangsel Butuh Waktu 4 Hari Tangkap Ular yang Diduga Tewaskan Bocah di Serpong

Petugas membutuhkan waktu selama empat hari untuk menangkap ular yang diduga menewaskan Yusuf Maulana (13).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Thohir
Warga ramai menyambangi Kali Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu petang (8/7/2020). Di kali ini Yusuf meninggal karena dililit ular sanca jumbo yang coba ditangkapnya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Tangerang Selatan (Tangsel), membutuhkan waktu selama empat hari untuk menangkap ular yang diduga menewaskan Yusuf Maulana (13).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Yusuf tewas dililit ular sanca di Kali Rawa Buntu, Serpong, Tangsel, pada Senin malam (6/7/2020).

Setelah buang air kecil, Yusuf melihat ular di kali, dan berusaha menangkapnya bersama dua temannya.

Namun nahas, saat bagian kepala berhasil ditangkap, leher Yusuf dibelit sanca berukuran jumbo itu hingga tak bisa bernapas dan meninggal dunia.

"Kita mulai dari malam pasca kejadian kita langsung melakukan penyisiran kemudian dilanjutkan pagi harinya hari selasa pagi dan malam. Menurut informasi ular keluar pada jam 21.00 WIB untuk cari makan, kemudian hari Rabu juga kita lakukan penyisiran sampai malam ya."

"Tiga hari berturut-turut kita lakukan pencarian, namun memang tiga hari kemarin tidak membuahkan hasil. Lalu dilanjut tadi malam dan dibantu warga setempat baru kira mendapatkan dua ekor yang kita tangkap empat meter dan tiga meter," papar Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Tangsel, Uci Sanusi di Markas Damkar, Vila Melati Mas, Serpong Utara, Jumat (10/7/2020).

Petugas Damkar mencari ular di Kali Rawa Buntu itu demi meredakan kegusaran warga sekitar.

Pasca-kejadian, warga setempat sempat khawatir, ular yang ukurannya cukup besar itu akan muncul dan mengancam anak-anak.

Uci mengimbau kepada warga Tangsel agar tidak menangkap ular jika tidak memiliki keahlian.

Dinas Kesehatan: Angka Kematian Covid-19 di DKI Jakarta 5 Persen

Ular Sanca yang Melarikan Diri Usai Lilit Seorang Bocah hingga Tewas di Serpong Akhirnya Ditemukan

Hal Seputar Bocah Buang Air Kecil Tewas Dililit Ular 5 Meter di Tangsel, Saksi: Korban Sempat Teriak

Ia menyarankan jika ada yang menemukan ular atau hewan buas lainnya, segera menghubungi Damkar Tangsel.

"Tim kita memang terus melakukan penyisiran, pasca kejadian ini, warga juga kita imbau untuk tidak bertindak sendiri ketika ada ular jenis apapun sehingga kejadian kemarin tidak terulang, apabila menemukan ular, dan bisa menangani sendiri harus hati- hati, atau bisa menghubungi kami untuk menangkapnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved