Virus Corona di Indonesia

Secapa AD Jadi Klaster Baru, Protokol Kesehatan di Lembaga Pendidikan TNI/Polri Perlu Ditingkatkan

Sementara bagi siswa atau pelajar yang belum datang ke lokasi sekolah atau asrama disarankan sementara masih melaksanakan belajar jarak jauh

Editor: Muhammad Zulfikar
Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Buntut klaster baru Covid-19 di Secapa AD dan sebelumnya di Setukpa Polri Sukabumi, Pengamat pendidikan Jabar Akhyad, meminta Gubernur Jabar melalui Gugus Tugas meningkatkan protokol kesehatan.

Keberadaan klaster baru Secapa AD dan juga Setukpa Polri menjawab pertanyaan selama ini apakah sekolah berbasis asrama rentan atau tidak dalam penyebaran virus Covid-19, dan ternyata sekolah berbasis asrama lebih rentan penyebarannya.

"Dalam rangka mendukung program Pemerintah dan Presiden berkaitan pencegahan penyebaran Covid-19 serta menghadapi New Normal, alangkah baik Gubernur Jabar melakukan langkah-langkah antisipasi khususnya di beberapa sekolah berbasis asrama, baik ikatan dinas, TNI dan Polri," kata Akhyad dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

DKI Jakarta dan Jawa Timur Tembus Lebih 200 Kasus Baru Positif Covid-19 per Jumat 10 Juli 2020

Semisal untuk mencegah penyebaran, kata Akhyad agar sekolah berbasis asrama yang telah masuk siswanya melakukan protokoler kesehatan yang telah ditetapkan dengan ketat.

Sementara bagi siswa atau pelajar yang belum datang ke lokasi sekolah atau asrama disarankan sementara masih melaksanakan belajar jarak jauh (online) atau daring.

"Ini sebagai bentuk empati dan kepedulian melihat pasca lebaran sampai dengan hari ini jumlah positif Covid-19 mengalami kenaikan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved